Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Kembali Tegaskan Larangan Ekspor CPO Hanya Sementara

ANGKUTAN-SAWIT-ANTRE
DAMPAK LARANGAN EKSPOR CPO: Angkutan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit antre di salah satu peron pembelian kelapa sawit di Desa Purwareja, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, beberapa waktu lalu. (DOK. RIA MEKAR ANGGREANY/RADAR SAMPIT)

Plt Kadis Perkebunan Provinsi Kalteng Rizky Ramadhana Badjuri, Minggu (8/5), menegaskan, pemerintah tidak tinggal diam dan tidak terkesan lepas tangan terkait anjloknya harga TBS.

dalam edarannya, Gubernur Kalteng meminta bupati dan wali kota mengawal proses penetapan harga pembelian TBS dan realisasi penetapan harga pembelian TBS di pabrik kelapa sawit. Hal itu agar PKS tidak sepihak menetapkan harga TBS dari petani sawit.

Bacaan Lainnya

”Diharapkan bupati/wali kota se-Kalteng dapat mengawal proses penetapan harga pembelian TBS dan realisasi penetapan harga di PKS agar perusahaan tidak sepihak menetapkan harga TBS petani sawit, hingga tidak terjadi keresahan dan kekhawatiran penetapan harga di tingkat petani,” ujarnya. (ewa/ign)



Baca Juga :  Kisah Pejabat Kotim yang Ikut Jadi Korban Keracunan Massal, Sudah Ada yang Janggal dari Awal

Pos terkait