Jalan Lingkar Selatan Sampit Rusak Parah, Saatnya Perusahaan Bantu Rakyat

lingkar selatan sampit
TINJAU LANGSUNG: Bupati Kotim Halikinnor bersama sejumlah pejabat terkait meninjau langsung kerusakan jalan lingkar selatan Kota Sampit, Senin (25/7). (RADO/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, RadarSampit.com – Peran perusahaan sangat diperlukan menangani kerusakan parah di jalan lingkar selatan Kota Sampit. Hal tersebut juga jadi momentum para pebisnis untuk ikut membantu rakyat Kotim, mengingat efek domino dari kerusakan jalan itu tak hanya merugikan daerah, tapi sampai mengancam nyawa manusia.

Radar Sampit mencatat sejumlah kecelakaan tragis yang melibatkan truk angkutan berat saat melintas dalam kota. Sebagian besar korbannya langsung tewas mengenaskan. Selain itu, jalan yang baru diaspal dengan biaya besar, cepat rusak karena tak tahan dilindas ribuan angkutan melebihi tonase setiap hari.

Bacaan Lainnya

Bupati Kotim Halikinnnor berharap pengusaha terketuk pintu hatinya urunan menyelesaikan ruas jalan tersebut. Apalagi asumsi sumbangan anggaran per perusahaan hanya sekitar Rp 67 juta, dari total kebutuhan Rp 4,7 miliar. Angka itu dinilai tak terlalu memberatnya perusahaan yang selama ini banyak mengeruk keuntungan dari operasionalnya melintasi jalan dalam kota.

Baca Juga :  Dihantam Gelombang Berhari-hari, Kapal Muatan 480 Ton Bungkil Karam, ABK Selamat

Berdasarkan penghitungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotim, kerusakan jalan yang harus segera ditangani di lingkar selatan sepanjang sekitar 1.825 meter. Total biaya penanganan sebesar Rp 4,7 miliar sedianya akan digunakan untuk membeli material agregat kelas B, batu, dan pipa drainase.

Pembiayaan kegiatan tersebut diharapkan bisa ditanggung perusahaan perkebunan kelapa sawit yang jumlahnya ada 52 perusahaan. Ditambah kontribusi Organda dan perusahaan lainnya. Pemkab Kotim hanya memfasilitasi konsorsium perusahaan tersebut.

Pos terkait