Ke Kecamatan Cempaga, Salah Satu Sentra Durian di Kotim

Penjual durian di Kecamatan Cempaga ketika melayani pembeli yang datang dari Kota Sampit, Sabtu (2/7).(yuni/radarsampit)
Penjual durian di Kecamatan Cempaga ketika melayani pembeli yang datang dari Kota Sampit, Sabtu (2/7).(yuni/radarsampit)

Radarsampit.com – Buah durian mulai banyak terlihat di Kota Sampit dan sekitarnya. Bagi pecinta buah dengan nama ilmiah durio zibethinus tersebut, berburu durian adalah hal yang tidak bisa dilewatkan. Ada yang berburu durian hanya di dalam kota Sampit. Ada pula yang berburu durian hingga ke kecamatan sekitarnya.

Yuni, Sampit

Kecamatan Cempaga. Merupakan salah satu wilayah sentra durian di kabupaten Kotawaringin Timur, yang pusatnya berada di lintas jalan trans Kalteng, Sampit-Kasongan. Durian banyak ditemukan di kecamatan ini dan sekitarnya.

Salah satu cirinya, durian khas asal kecamatan ini rasanya sangat lezat. Durian ini biasanya  dikenal dengan nama durian otak udang. Ukurannya tidak terlalu besar, namun rasanya sangat lezat, dan aromanya menyengat.

Banyak warga luar wilayah yang berdatangan, terutama dari Kota Sampit, untuk berburu serta menikmati durian tersebut di kecamatan ini.

Sari, seorang pencinta durian asal Sampit mengatakan, pilihannya berburu durian di Kecamatan Cempaga lantaran buah di kecamatan itu terkenal enak. Tak jauh dari rumahnya juga ada penjualan durian. Namun, dia sengaja berburu durian hingga ke Cempaga, sekaligus jalan-jalan bersama keluarga.

Baca Juga :  Si Jali Tetap Semangat Demi Lestarikan Budaya

”Memang sengaja dari Sampit ke Cempaga. Cuma untuk cari durian,” ujarnya.

Sari mengaku baru sekali itu membeli buah durian langsung di Kecamatan Cempaga. Sebab, menurut kabar dari teman-temannya, buah durian di Cempaga rasanya enak dan harganya murah.

”Dengar-dengar, kalau beli di sini harganya murah, karena langsung dari kebun,” katanya.

Ketika mulai memasuki Kecamatan Cempaga, lanjut Sari, memang terlihat penjual durian di sepanjang jalan. Para pedagang membuka lapak kecil sederhana di pinggir jalan. Ada beberapa durian yang sengaja digantung, ada pula yang tersusun rapi.

Pos terkait