Keroyokan Tekan Inflasi di Kalteng, Siapkan 10 Ribu Paket di Pasar Murah

tekan inflasi foto
TEKAN INFLASI: Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memberikan keterangan kepada wartawan setelah rapat terbatas membahas penanganan inflasi di Rujab Bupati Kobar, Selasa (27/9). (RINDUWAN/RADAR SAMPIT)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mengerak inflasi di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Hal ini disikapi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat kunjungan kerja ke sejumlah kabupaten dengan memantau harga sembilan bahan pokok yang mulai mengalami kenaikan.

Bacaan Lainnya

”Harus ada upaya dari daerah bersama provinsi untuk menekan inflasi,” kata Sugianto Sabran, usai menggelar rapat terbatas terkait penanganan inflasi di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Dalam rapat terbatas di Rumah Jabatan Bupati Kobar itu juga dipaparkan upaya penanganan inflasi, termasuk menjaga ketahanan pangan di daerah.

”Ini penting dibahas karena upaya penurunan inflasi harus dilakukan. Baik jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Untuk jangka pendek dengan menyelenggarakan pasar murah. Tadinya yang disiapkan sebanyak 3.500 paket. Namun dengan melihat kondisi di lapangan bahwa nantinya bakal ditambah menjadi 10 ribu paket,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Panggil Warga lewat Pesan Instagram, Admin Medsos Polda Kalteng Diperiksa Propam

Sedangkan upaya jangka menengah bisa dilakukan dengan penguatan sisi ketahanan pangan. “Penanaman cabai dan sayuran lain harus digalakan kembali. Termasuk jangka panjangnya ini terus disusun agar yang dilakukan pemerintah bisa tepat,” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Bupati Kobar Anang Dirjo mengatakan, Pemkab Kobar kini tengah melaksanakan arahan yang disampaikan Gubernur. Salah satunya penyaluran bansos, pelaksanaan pasar murah hingga melakukan pencepatan penyerapan anggaran agar ekonomi bisa tumbuh.

”Pasar murah sudah kami gelar, namun ke depan bakal kami lakukan dan tak terpusat di satu titik saja. Sedangkan bansos sudah berjalan baik ke masyarakat maupun para pekerja melalui kementerian yang menyalurkannya,” ujarnya.

Untuk ketahanan Pangan, lanjutnya, telah berjalan dengan baik. Selama ini pihaknya terus membagikan bibit sayuran dan ikan kepada masyarakat secara gratis. Tentunya ini untuk menunjang ketahanan pangan di Kobar. (rin/sla)

Pos terkait