Masjid Baabul Jannah, Beri Pilihan Jemaah Bisa Ikuti Salat 11 Rakaat atau Bertahan 23 Rakaat

Jelajah Masjid di Kota Sampit selama Ramadan (16)

boks 2
Masjid Baabul Jannah yang berlokasi di Jalan Gunung Bromo I atau di ujung utaranya Jalan Kerinci, Kecamatan Baamang

”Masjid Baabul Jannah juga memperingati Nuzulul Quran,” katanya.

Pengurus Seksi Ibadah di Masjid Baabul Jannah Yon Suyono (66) menceritakan, awal mula pendirian Masjid Baabul Jannah dimulai tahun 1984 oleh almarhum Haji Satiman yang telah mewakafkan tanah seluas 430 meter persegi.

Bacaan Lainnya

masjid baabul jannah 1

Di atas tanah wakaf tersebut, Masjid Baabul Jannah yang berlokasi di Jalan Gunung Bromo I atau di ujung utaranya Jalan Kerinci, Kecamatan Baamang dibangun berukuran 200 meter persegi atau 15 x 25 meter yang dapat memuat 600 jemaah.

”Dulu tanahnya diwakafkan oleh Alm Haji Satiman dan masjid ini juga dibangun oleh beliau, tetapi tidak selesai. Kemudian, pembangunan masjid dilanjutkan menggunakan dana swadaya masyarakat,” ujar Yon yang sudah menjadi jemaah aktif sejak masjid berdiri.

Tahun 1999, lanjut Yon, atap genteng diganti multiroof dan tahun 2006 dilakukan perluasan teras masjid dan pembangunan toilet dan tempat wudu di belakang masjid.

Di tahun 2008, atap plafon yang tadinya hanya triplek playwood diganti plafon kayu bangkirai dan tahun 2019 kubah segi empat diganti kubah menggunakan material aluminium monel.

”Kubah ini dulu sumbangan Bu Suprianti Rambat. Dananya sebesar Rp55 juta dan tahun 2020 dapat bantuan dari Pemkab Kotim Rp50 juta bangun menara setinggi 15 meter di di kiri masjid dekat kiblat,” ujar pria yang pernah mengabdi menjadi guru di SMA  2 Negeri Sampit sejak 1984 hingga pensiun tahun 2017 ini.

Baca Juga :  DPO Sejak 2021, Seorang Anggota OPM Akhirnya Menyerahkan Diri

Selain memiliki rumah yang tak jauh dari masjid, selama 33 tahun Yon aktif mengajar menjadi guru di SMA Negeri 2 Sampit yang berjarak dekat dengan bangunan Masjid Baabul Jannah.

”Pemberian nama Masjid Baabul Jannah ini disepakati masyarakat yang jadi jemaah. Baabul Jannah artinya taman surga. Kami berharap bisa terus memakmurkan masjid, mendatangkan jemaah yang aktif beribadah salat di sini,” kata Yon yang juga menjadi Ketua RT 39 RW 7 di Jalan Gunung Kerinci.

Setiap Jumat salat zuhur berjEmaah, Masjid Baabul Jannah selalu dipenuhi jemaah yang membawa keberkahan untuk masjid.

”Alhamdulillah, setiap Jumat bisa terkumpul Rp 1,5-2 juta dari sumbangan jemaah dan salat ied sekitar Rp3 juta. Kami juga memasang tiga titik CCTV, karena dulu pernah kemalingan. Setelah dipasang, sudah tidak ada orang berani niat mencuri. Insya Allah, kas masjid yang terkumpul dari sumbangan jemaah akan digunakan untuk perluasan teras dan pemasangan pendingin ruangan (AC),” katanya. (***/ign)



Pos terkait