Masjid Baabul Jannah, Beri Pilihan Jemaah Bisa Ikuti Salat 11 Rakaat atau Bertahan 23 Rakaat

Jelajah Masjid di Kota Sampit selama Ramadan (16)

boks 2
Masjid Baabul Jannah yang berlokasi di Jalan Gunung Bromo I atau di ujung utaranya Jalan Kerinci, Kecamatan Baamang

Kebanyakan masjid di Kota Sampit menerapkan salat sunnah tarawih sebanyak dua puluh rakaat, ditambah tiga rakaat witir. Namun, Masjid Baabul Jannah mempersilakan jemaah pulang lebih awal setelah menyelesaikan salat 11 rakaat atau tetap bertahan menyelesaikan 23 rakaat hingga selesai.

HENY, Sampit | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

Empat saf barisan jemaah laki-laki dan empat saf barisan jemaah perempuan memenuhi ruangan dalam Masjid Baabul Jannah. Puluhan jemaah, Senin (1/4/2024) malam itu, melaksanakan salat sunnah tarawih mengikuti gerakan imam.

Setelah selesai menunaikan rakaat ke delapan, jemaah laki-laki dan perempuan sebagian pulang lebih awal meninggalkan masjid dan hanya tersisa masing-masing dua saf jemaah laki-laki dan perempuan yang bertahan menunaikan salat 23 rakaat mengikuti gerakan imam hingga selesai.

Penerapan ibadah salat sunnah tarawih di sejumlah masjid di Kota Sampit umumnya dikerjakan 20 rakaat, ditambah tiga rakaat witir. Ada pula beberapa masjid yang menerapkan salat sunnah tarawih delapan rakaat ditambah tiga rakaat witir.

masjid baabul jannah
BEBAS MEMILIH: Jemaah melaksanakan salat sunnah tarawih di Masjid Baabul Jannah, Jalan Gunung Bromo I, Senin (1/4/2024). (HENY/RADARSAMPIT)

Masjid Baabul Jannah melaksanakan salat sunnah tarawih 20 rakaat ditambah tiga salat witir. Namun, pengurus masjid memberikan pilihan dan mempersilakan jemaah mengikuti salat sunnah tarawih delapan rakaat atau 20 rakaat.

Hal itulah yang membuat sejumlah jemaah tak sungkan meninggalkan masjid, meski belum menyelesaikan salat berjamaah 23 rakaat hingga selesai.

”Salat sunnah tarawih dan witir hukumnya sunnah. Dikerjakan menambah pahala, tidak dikerjakan tidak berdosa. Sehingga pengurus masjid memberikan pilihan kepada jemaah boleh pulang setelah mengikuti salat tarawih 11 rakaat atau bertahan mengikuti salat 23 rakaat hingga selesai,” kata Ahmad Joniansyah, Ketua Takmir Masjid Baabul Jannah saat ditemui Radar Sampit usai salat tarawih, Minggu (31/3/2024).

Baca Juga :  Status Tersangka Belum Berpengaruh Pada Pencalegan

Menurutnya, tak semua jemaah mampu melaksanakan salat 23 rakaat, karena alasan faktor usia, pekerjaan shift malam, kelelahan saat bekerja seharian penuh, meninggalkan anak yang masih balita, dan urusan lain.

”Kami memahami tidak semua jemaah mampu bertahan salat 23 rakaat sampai selesai. Daripada kepikiran dan tidak khusyuk beribadah, jemaah ada yang memilih mengerjakan salat tarawih semampunya sesuai standar delapan rakaat, ditambah tiga rakaat witir yang dilaksanakan totalnya 11 rakaat,” ujar pria yang masih aktif menjabat sebagai Sekretaris BKAD Kotim ini.

Mulai dari salat wajib isya sebanyak empat rakaat, dilanjutkan salat sunnah tarawih 20 rakaat dan tiga rakaat witir yang dilaksanakan di Masjid Baabul Jannah memerlukan waktu kurang lebih satu jam dengan bacaan yang tidak terlalu cepat dan tidak pula terlalu lambat, sama seperti masjid-masjid di Kota Sampit.

masjid baabul jannah
Ketua Takmir Masjid Baabul Jannah Ahmad Joniansyah (tengah) bersama anggota pengurus masjid, Minggu (31/3/2024).

”Salat tarawih di Masjid Baabul Jannah tidak ada beda dengan masjid lainnya. Sekitar jam 8 malam lewat sedikit sudah selesai. Walaupun dilaksanakan sebanyak 23 rakaat, bacaannya juga tidak terburu-buru terlalu cepat, bacaan imam dibaca sedang. Surah Alquran yang dilantunkan dalam salat, surah-surah pendek sehingga tidak memberatkan jemaah,” ujarnya.

Salat sunnah tarawih diimami Ahmad Haris dan Yatno sebagai imam tetap. Ada pula Haji Zainudin Awi, Ali Azmi, Supandi, Syaufi, dan Rujianur yang diminta menjadi imam salat tarawih selama Ramadan 1445 Hijriah.

Pos terkait