Zaman Orde Baru yang serba diktator membuahkan apa yang disebut sastra eksil ini. Sastra eksil bukanlah suatu aliran, tetapi sebagai suatu penanda kekhususan akibat peristiwa sejarah tertentu. Salah satu kekhususan yang diciptakan dalam narasi karya adalah latar tempat.
Tempat yang menjadi latar dalam karya sastra adalah negara-negara tempat para eksil akhirnya melanjutkan hidup di negara-negara tujuan seperti Moskwa, Tiongkok, Belanda, dan negara-negara sosialis Eropa Timur, Timur Tengah, dan Asia. Selain itu, kekhususan lain yang digambarkan adalah kehidupan dan kejiwaan pengarang yang mengalami trauma akibat peristiwa politik yang tertuang dalam karyanya, misalnya dalam bentuk puisi, cerpen, dan karya seni lainnya.
Artikel di bidang sastra yang ditulis ini mencoba menguak memori ketertindasan dan perjuangan korban tragedi 1965 dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang mengutamakan kualitas data (Moleong, 2007). Obyek penelitian ini adalah narasi sejarah yang dipaparkan oleh pengarang dalam cerpen “Tanah Air” karya Martin Aleida.
Sebagai cerpen, teks “Tanah Air” adalah karya fiksi dan tidak bisa diperlakukan sebagai fakta sejarah. Fakta sejarah yang ditulis pengarang adalah narasi historiografi dari subyektivitas pengarang melalui simbol yang multitafsir. Untuk itu, interpretasi data dilakukan dengan mencari pendeskripsian peristiwa sejarah yang merupakan mentalitas dari pengarang karena karya sastra merupakan lambang atau sebuah petunjuk yang menuntun ke suatu maksud.
Untuk melihat lebih dalam tentang peristiwa yang terdapat di dalam cerpen, penulis menggunakan salah satu sudut pandang yang dikemukakan oleh Georgy Lukacs, yakni historical authenticity (keaslian sejarah). Keaslian sejarah digunakan sebagai upaya untuk melihat dan mengukur fakta sejarah dalam karya sastra. Keaslian sejarah menurut Lukacs merupakan suatu kualitas kehidupan batin, moralitas, semangat kepahlawanan, nasionalisme, dan keteguhan hati. Keaslian sejarah ini merepresentasikan semangat zaman pada masanya.







