Muluskan Rencana Pengembangan Bandara, Pemkab Kotim Hibahkan Lahan ke Dirjen Perhubungan Udara

Bandara H Asan Sampit
Bandara H Asan Sampit

SAMPIT, radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menghibahkan lahan kepada Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI di Jakarta belum lama ini.

“Penyerahan hibah tanah ini guna mendukung upaya pengembangan dan perpanjangan runway Bandara H. Asan Sampit yang akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan RI,” kata Bupati Kotim Halikinnor.

Bacaan Lainnya

Halikinnor berharap dengan adanya penyerahan hibah tanah dari Pemkab Kotim ke Dirjen Perhubungan Udara, Bandara H. Asan Sampit dapat segera dikembangkan.

“Dengan adanya realisasi pengembangan maupun perpanjangan runway bandara yang akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Udara, untuk Bandara H. Asan Sampit dapat didarati oleh pesawat berbadan besar seperti Airbus A320-200 atau pesawat berbadan besar lainnya,” tuturnya.

Pengembangan bandara berguna meningkatkan konektivitas dan perekonomian Kabupaten Kotim dan  Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Letak geografis Kabupaten Kotim sangat strategis, karena berada di tengah – tengah Provinsi Kalteng. Pesatnya pertumbuhan investasi perusahaan perkebunan dan pertambangan, serta tingginya mobilisasi masyarakat yang berpergian ke luar daerah  perlu didukung adanya Bandara H. Asan Sampit yang maju.

Baca Juga :  Masih Banyak Saf Kosong, Tarawih Perdana di Sampit Belum Dipenuhi Jemaah

Saat ini panjang runway Bandara H Asan 2060 meter dengan lebar 30 meter. Pesawat yang dapat mendarat di Bandara H. Asan Sampit maksimal Jenis Boing 737 seris 300-500 klasik dengan muatan penumpang hanya 118-120 penumpang.

“Dengan adanya pengembangan Bandara H. Asan Sampit kedepannya diharapkan adanya maskapai-maskapai baru yang dapat melayani Bandara H. Asan Sampit serta dapat membuka rute-rute baru ke kota-kota tujuan lainnya yang ada di Indonesia,” tuturnya. (yn/yit) 

 



Pos terkait