Tidak lagi murah, harga bahan pokok di Kelurahan Basirih dan Ketapang malah digratiskan, karena diborong Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, dan anggota DPR RI Agustiar Sabran.
radarsampit.com
Rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalteng beserta rombongan ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, diawali ke Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) untuk sidak harga bahan pokok. Dilanjutkan meninjau pasar penyeimbang yang digelar Pemprov Kalteng, Sabtu (15/4) lalu.
Total paket bahan pokok yang didistribusikan pada pasar penyeimbang di Kotim sebanyak 10.000 paket. Masing-masing paket berisi beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak 2 liter, dan susu kaleng 1 buah, dengan nilai per paket Rp150 ribu.
Pasar penyeimbang di Kotim digelar di lima kecamatan yang tersebar di enam titik, di antaranya Kecamatan Baamang di Kantor Camat Baamang sebanyak 2.500 paket, Mentawa Baru Ketapang di Kantor Kelurahan Ketapang sebanyak 2.500 paket sembako, Kantor Camat Cempaga sebanyak 1.000 paket, Kantor Kelurahan Basirih Hilir sebanyak 2.000 paket, Kantor Desa Jaya Karet sebanyak 1.000 paket, dan Kantor Desa Lampuyang sebanyak 1.000 paket.
Dua di antara enam titik pasar, yakni di Kelurahan Basirih digratiskan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan di Baamang oleh Agustiar dan Edy Pratowo.
Pasar penyeimbang yang digelar di Kantor Kelurahan Basirih Hilir dibuka secara resmi Sekda Kalteng Nuryakin selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng.
Dalam sambutannya, Nuryakin mengatakan, kenaikan harga bahan pokok kerap menjadi isu yang perlu diantisipasi menjelang hari besar keagamaan. Salah satunya bulan suci Ramadan.
”Karena saat kita menghadapi Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri, tentunya bahan pokok dan bahan penting, di samping terbatas juga mengalami kenaikan,” ucap Nuryakin.
Nuryakin mengutarakan, hal tersebut menjadi keprihatinan Pemprov Kalteng pada masyarakat agar bisa merasakan kehadiran pemerintah dengan menggelar pasar penyeimbang. Gubernur Kalteng menginisiasi pasar penyeimbang untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi daerah, terutama menjelang Idulfitri.
Dia menambahkan, Gubernur Kalteng berpesan agar memberikan paket bahan pokok secara gratis pada masyarakat di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
Sementara itu, Wabup Kotim Irawati menyambut baik pelaksanaan pasar penyeimbang yang digelar Pemprov Kalteng. ”Kami laporkan juga, kami Pemkab Kotim juga sering melakukan pasar penyeimbang dan ada pasar murah serta bansos sebagai langkah untuk menjaga kesetabilan harga,” ungkap Irawati.
Sementara itu, Sugianto meninjau pasar penyeimbang di Kantor Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Di sela peninjauan, Sugianto mengatakan, nilai paket bahan pokok yang diberikan sebesar Rp150 ribu per paket.
”Ada gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan beras 5 kg. Semoga ke depannya jika kembali diadakan pasar penyeimbang, bantuan berasnya bisa naik jadi 10 kg,” kata Sugianto.
Sugianto meminta masyarakat agar melaporkan ke pemerintah jika ada yang mendapatkan beras yang kurang bagus. ”Tolong lapor ke kami jika bapak/ibu ada yang mendapat beras kurang bagus, supaya kami menindaklanjuti laporan tersebut,” ujarnya. (ewa/ign)







