“Perlu kita ingat bersama bahwa Kotim menyumbang 2 medali emas, 1 perunggu dan 1 perak. Sebenarnya atlet Kotim kurang, kita kesulitan mencari atlet, dalam ajang inilah kesempatan yang tepat untuk menjaring seleksi. Tahun lalu kita rekrut atlet Seruyan, tahun depan sudah tidak bisa lagi. Event ini sebagai ajang seleksi penjaringan atlet dan kita berharap Kotim bisa mempertahankan juara umum dalam Porprov 2026,” papar Angga.
Setelah mediasi panjang 2,5 jam lebih di Aula Anggrek Tewu Lantai II Setda Kotim pada Selasa (9/12), seluruh hadirin rapat akhirnya memutuskan untuk langsung mengecek ke lokasi di Taman Kota Sampit.
Selanjutnya, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kotim Oktav Pahlevi yang memimpin rapat menyimpulkan. Hasil kesepakatan dalam rapat itu, event road race disepakati tetap diselenggarakan di Taman Kota Sampit, dengan mempertimbangkan beberapa catatan penting yang menjadi perhatian panitia.
“Kegiatan open race telah disepakati bersama dilaksanakan di Taman Kota Sampit dan ini dipastikan menjadi event terakhir yang dilaksanakan di Taman Kota Sampit,” kata Oktav setelah meninjau lokasi di Jalan Yos Sudarso.
Selain itu lanjutnya, posisi start dan finish yang sebelumnya berada di Jalan Yos Sudarso berubah posisi di Jalan Siswondo Parman. Panitia juga siap memberikan akses jalan dari trotoar hingga 2,5 meter di Jalan Yos Sudarso untuk akses jemaat dan pasien yang keluar masuk menuju Klinik Obor Terapung.
“Pemkab Kotim memohon maaf belum bisa menyiapkan arena open race yang representatif. Untuk saat ini arena road race di Jalan Jenderal Sudirman KM 6 belum bisa digunakan karena satu dan lain hal,” ungkap Oktav.
Kemudian, mewakili Pemkab Kotim, IMI Kotim dan pihak panitia, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas pengertiannya.
“Kami mohon agar kita semua memahami posisi pemerintah yang sama-sama menginginkan agar event gubernur berjalan lancar dan sukses diadakan di Kotim. Setelah ini akan ada berita acara sebagai bentuk komitmen. Bahwa even road race terakhir dilaksanakan di Taman Kota Sampit tahun 2025 ini dan kami mendorong agar arena sirkuit di kilometer 6 bisa segera difungsikan,” pungkasnya. (hgn)







