SAMPIT, radarsampit.com – Asriah (47) dan anak-anaknya duduk lesu di teras depan rumah mereka, Jumat (12/7) siang. Keluarga ini baru saja menjadi korban pencurian.
Rumah di Jalan Pramuka, Gang Saudara, Ketapang, Sampit, yang ditempati Asriah beserta anak suaminya baru saja dibobol maling. Akibat kejadian itu, Asriah mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
”Selain buku tabungan. Handphone, SIM, KTP serta uang tunai ratusan ribu ikut hilang dicuri,” kata Asriah ketika ditemui Radar Sampit.
Asriah menceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (12/7) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Seorang pria tak dikenal terekam kamera pengawas atau CCTV saat menjebol jendela rumahnya.
Saat itu, tak seorang pun penghuni rumah menyadari kehadiran tamu tak diundang tersebut.
Maling beraksi dengan senyap, memanfaatkan penghuni rumah yang terlelap tidur. Pelaku berhasil membawa kabur barang berharga milik Asriah.
”Saya tidur nyenyak, tidak tahu kalau maling masuk ke kamar dan mengambil barang berharga di dalam lemari kamar saya,” ungkap Asriah.
Lanjut cerita Asriah, aksi pencurian baru diketahui, Jumat (12/7), saat seisi rumah sedang buka paket yang baru saja diantar kurir. Ketika ingin mengambil handphone, ternyata tidak ada di tempat.
”Pas mau video sambil unboxing paket kok handphone saya tidak ada di kamar. Pas dicek, ternyata rumah kami dibobol maling,” bebernya.
Merasa jadi korban pencurian, Asriah akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke kantor polisi. (sir/fm)







