Tak Bisa Renang, Pemuda Tewas Tenggelam

TEWAS TENGGELAM: Korban tenggelam Hefni Maulana saat ditemukan dan dibawa ke RSSI Pangkalan Bun, Minggu (10/10) (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Seorang pemuda tewas tenggelam setelah tak mampu berenang ketika mandi di kolam galian perkebunan kelapa sawit di RT 01, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Pemuda nahas bernama Hefni Maulana (19) ditemukan tak bernyawa oleh tim evakuasi di dasar kolam galian tersebut, Minggu (10/10) pukul 14.45 WIB.

Peristiwa yang menggegerkan warga setempat itu bermula ketika korban bersama teman-temannya mandi di sebuah kolam galian area perkebunan kelapa sawit yang berada di samping Hotel dan Karaoke Chandra.Menurut salah satu rekan korban, Choirul Anam, sebelum peristiwa tersebut ia dan korban bersama teman-teman lainnya sempat berkaraoke di rumahnya dan setelah itu korban mengajak mereka untuk mandi di lokasi maut itu.

Saat tiba di kolam galian tersebut, korban yang baru sepekan berada di Kota Pangkalan Bun tersebut langsung menceburkan diri, padahal korban tidak bisa berenang. Korban sebelum tenggelam sempat menggapai-gapaikan tangan ke atas dan meminta tolong. Mendapati temannya akan tenggelam ia segera menceburkan diri untuk menolong, namun ia justru diinjak pada bagian kepala oleh korban dan nyaris lemas kehabisan nafas.

Beruntung ia sempat menepi dan menggapai rumput di sekitar kolam galian dan kemudian ia sendiri yang tidak bisa berenang juga ditolong oleh teman lainnya. Seketika itu korban kemudian hilang di dasar kolam galian. Selanjutnya Choirul Anam bersama temannya sempat mencari namun tidak berhasil menemukannya, kemudian mereka mencari bantuan pada warga sekitar.

“Saya sempat mau menolong tapi saya malah diinjak di kepala dan saya lepaskan, kemudian saya juga ditolong oleh teman saya, kami sempat mencari tetapi tidak ketemu, dan kami akhirnya meminta tolong warga,” ujarnya.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Kapolsek Arsel AKP Susilowati mengatakan bahwa korban sempat ditolong oleh rekan-rekannya, tetapi karena korban memberontak akhirnya korban tenggelam. Setelah itu, sempat dicari oleh rekan-rekan korban namun karena tidak ketemu, akhirnya mereka meminta bantuan warga yang berada di samping Hotel Chandra. Dan setelah beberapa warga sampai di tempat kejadian langsung melakukan pencarian dengan cara menyelam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *