TRAGIS!!! Hantam Truk Parkir, Pemotor Tewas Seketika, Sopir Sempat Kabur

kecelakaan
SEMPAR KABUR: Sopir truk yang menewaskan pemotor di Jalan RTA Milono Palangka Raya tengah diperiksa. (IST/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Seorang pemuda di Palangka Raya, Nurjaman (25), tewas seketika di jalan. Motor Jupiter MX bernopol DA 3043 O yang dikendarainya berboncengan dengan Jerry (27), menghantam belakang truk parkir. Insiden berdarah itu terjadi di Jalan RTA Milono Palangka Raya, Sabtu (5/11) malam.

Truk bernopol DA 8632 GG saat itu sedang berhenti di badan jalan. Sopirnya, Joko Sisyanto, sempat melarikan diri. Namun, dia akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Dalam insiden itu, Nurjaman tewas di lokasi, sedangkan Jerry masih dalam perawatan tim medis rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Kasatlantas Polresta Palangka Raya Kompol Feriza Winanda Lubis mengatakan, pihaknya telah menangani kasus tersebut dan menyelidiki penyebab kecelakaan.

Dia menuturkan, kejadian berawal dari parkirnya truk tanpa memberikan isyarat atau tanda berhenti darurat di badan jalan. Sopir tersebut berniat pulang menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Ini Salah Satu Jalur Maut yang Sering Telan Korban Jiwa

Di saat yang sama, Nurjaman bersama motornya melaju dari arah Bundaran Burung menuju arah Kereng Bangkirai. Akibat minimnya penerangan dan truk yang berhenti di badan jalan, dia tak sempat lagi menghindari raksasa jalanan itu dan menghantamnya dari belakang.

Pengemudi truk diduga sempat melarikan diri menggunakan truk rekannya saat tahu ada yang tewas menghantam truknya. Namun, dia akhirnya menyerahkan diri ke Satlantas Polresta Palangka Raya.

”Sopir truk telah menyerahkan diri ke Unit Gakkum Satlantas Polresta. Yang bersangkutan kini sedang diperiksa dan dimintai keterangan penyidik. Kami masih lakukan penyelidikan. Kami selidiki terlebih dahulu, darurat seperti apa, sehingga kendaraan dapat berhenti di badan jalan,” ujarnya.

Feriza menambahkan, alasan sopir kabur saat itu dikarenakan rasa takut dan kepanikan yang tinggi. ”Kami belum menetapkan tersangka,” ujarnya. (daq/ign)

Pos terkait