Wabup Kotim Kecewa Camat Tak di Tempat saat Bencana, Begini Jawaban Camatnya

bantuan banjir
SALURKAN BANTUAN: Wabup Kotim Irawati menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Mentaya Hulu, Rabu (14/9).

Pemkab Kotim melalui BPBD Kotim dan Dinsos Kotim tekah membawa paket bahan pokok yang disalurkan untuk warga Kecamatan Mentaya Hulu, Telaga Antang, dan Antang Kalang. Masing-masing kecamatan menerima 50 paket bahan pokok dari BPBD dan 25 paket beras dari Dinsos Kotim.

”Paket sudah diserahkan untuk warga di Kecamatan Mentaya Hulu, Telaga Antang, dan Antang Kalang,” katanya.

Bacaan Lainnya

Irawati kembali mengingatkan camat dan kades setempat yang dilanda banjir agar siaga dan tidak perlu keluar daerah. ”Sesuai arahan Bupati, khusus daerah yang saat ini dilanda banjir diusahakan camat dan kadesnya siaga. Kalaupun ada urusan yang mengharuskan berangkat ke Kota Sampit, diusahakan harus cepat dan tenaga kesehatan di puskesmas harus siaga. Alhamdulillah dinkes juga ikut mendampingi meninjau langsung lokasi banjir,” kata Irawati.

Menurutnya, keberadaan camat, kades, dan tenaga kesehatan di puskesmas, apalagi saat banjir melanda sangat penting. ”Di saat situasi seperti ini, warga pasti ada yang mengeluh sakit. Tolong puskesmas cek ketersediaan obatnya. Jangan sampai layanan kesehatan masyarakat terganggu hanya karena obat tidak tersedia,” katanya.

Baca Juga :  Proyek Multiyears di Kotim Dikurangi

Dia juga mengimbau masyarakat agar mengungsi ke rumah kerabat terdekat apabila rumahnya sudah tidak aman. Namun, bagi masyarakat yang memang tinggal di bantaran sungai dan kerap menjadi langganan banjir, sebaiknya pindah membangun rumah yang lebih aman di dataran yang lebih tinggi.

”Saya sudah ada komunikasi dengan kades, agar dibantu siapkan lahan untuk warga yang rumahnya sering kebanjiran agar diusulkan dibantu direlokasi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Seperti di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kotabesi, masyarakat setempat diusulkan pindah. Namun, sampai saat ini masyarakat tetap tak mau pindah dan tetap betah bermukim di bantaran sungai.

Pos terkait