WADUH!!! Sampah Rusak Pemandangan Ikon Baru Kotim

sampah terowongan
RUSAK PEMANDANGAN: Terlihat sampah berserakan di lahan kosong milik pemerintah yang ada di kawasan Terowongan Nur Mentaya Sampit, Sabtu (7/5). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Sampah berserakan di lahan kosong sekitar Terowongan Nur Mentaya Sampit. Padahal, kawasan ini merupakan ikon baru Kabupaten Kotawaringin Timur.

Camat Baamang Sufiansyah menyebut, pihaknya telah memasang imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah pada tanah kosong tersebut. Lahan itu merupakan aset pemerintah yang dijadikan kantor baru Pemerintah Kecamatan Baamang.

Bacaan Lainnya

“Papan larangan membuang sampah sudah pernah kami pasang. Tapi dicabut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” sebutnya.

Dirinya menyesalkan perilaku masyarakat yang membuang sampah di lokasi tersebut. Kondisi sampah yang berserakan ke jalan menimbulkan bau tidak sedap. Belum lagi sampah yang meluber hingga ke drainase menyebabkan saluran air di lokasi tersebut tersumbat.

Sufiansyah meyakini bukan pedagang di kawasan Terowongan Nur Mentaya yang membuang sampah ke lahan kosong tersebut. Dirinya pernah memergoki warga setempat yang kedapatan membuang sampah di lahan tersebut.

Baca Juga :  Hari Ini, Pembalap dari 47 Negara Mulai Tanding di Palangka Raya

Menurutnya, untuk penanganan sampah di kawasan tersebut, sudah sering kali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Baamang bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim.

“Hari kelima pasca lebaran sampah lahan itu sudah kami bersihkan. Tapi kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah di lokasi itu sepertinya masih kurang,” ungkapnya.

Pihaknya telah berupaya untuk memunculkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di lahan kosong itu, salah satunya dengan memasang papan larangan. Yang terjadi sebaliknya, papan larangan membuang sampah justru dicabut.

“Melalui papan pengumuman kami sudah berupaya memberitahu masyarakat bahwa lahan ini bukan tempat pembuangan sampah. Tapi malah papannya yang dicabut,” imbuhnya.

Upaya membangun kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan sudah sering kali disosialisasikan. Pihaknya telah meminta kepada lurah setempat untuk membuat edaran kepada setiap RT, khususnya untuk tidak membuang sampah sembarangan di kawasan tersebut. (yn/yit)



Pos terkait