Warga Kotim Meriahkan Peringatan Isra Mikraj di Masjid Wahyu Al Hadi

Bupati Kotim Bakal Undang Habib Syech untuk Agenda Kotim Bersalawat

isra mikraj
PERINGATI :  Semua kalangan masyarakat menghadiri ceramah Habib Abdullah Aljun Kherid di Masjid Wahyu Al Hadi, Jalan Jenderal Sudirman KM 3, Kota Sampit dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad, Rabu (21/2/2024) (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak ratusan masyarakat dari berbagai kalangan umum, pelajar, pegawai perkantoran hingga TNI dan Polri untuk bersama mendengarkan ceramah Habib Abdullah Aljun Kherid di Masjid Wahyu Al Hadi, Jalan Jenderal Sudirman KM 3, Kota Sampit.

Pantauan Radar Sampit, meskipun cuaca sepanjang hari mulai pagi hujan, namun semangat masyarakat untuk mendengarkan ceramah dalam rangka peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam (SAW) yang jatuh pada 27 Rajab 1445 Hijriah atau 8 Februari 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting yang mengisahkan perjalanan Rasullah SAW pada suatu malam dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjid Al-Aqsa di Yerussalem, kemudian dinaikkan hingga ke langit ketujuh.

Ada banyak pengalaman spiritual yang dialami Rasululllah salah satunya ketika Nabi Muhammad menerima perintah salat 5 waktu dari Allah SWT.

isra mikraj 2

“Alhamdulillah kita kembali dapat menyelenggarakan Isra Miraj Nabi Muhammad yang menjadi peristiwa bersejarah ketika Nabi Muhammad menjalankan misi kerasulan yang harus diyakini umat islam,” kata Halikinnor,Bupati Kotim saat memberikan sambutannya di Masjid Wahyu Al Hadi, Rabu (21/2/2024).

Peringatan Isra Miraj hendaknya tidak sekadar menjadi acara seremoni tetapidiharapkan dapat memperteguh keimanan dan meneladani nilai-nilai agama islam yang diajarkan Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam catatan sejarah islam disebutkan bahwa menjelang peristiwa Ssra Miraj  Rasulullah banyak menghadapi permasalahan berat seperti cobaan politik, ekonomi hingga ancaman fisik yang dilakukan oleh kaum kafir quraisy.

Namun Nabi Muhammad tetap tabah, terus berjuang untuk mensyiarkan islam dan membangun peradaban baru yang lebih bermartabat dan terhormat.

“Banyak pelajaran dan hikmah yang dapat kita petik dari peristiwa isra miraj pelajaran yang mendorong kita untuk selalu tabah menghadapi cobaan,mendorong kita untuk bangkit dan terus berjuang menjadi umat yang unggul dan maju,”ujarnya.

Baca Juga :  Bertahun-tahun Menunggu, Usulan Warga untuk Perbaikan Jalan Pembina Akhirnya Direspons Bupati Kotim

Begitu pula dalam membangun daerah, Pemkab Kotim tidak lepas dari berbagai cobaan dan rintangan yang senantiasa dihadapi.

“Syukur alhamdulillah dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat serta dengan memohon petunjuk dari Allah  kita berusaha mampu mengatasi permasalahan yang ada. Saya berharap melalui ceramah yang kita dengar bersama nanti dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah diantara ulama dan memperkuat kesatuan pemerintah daerah dengan apparat, ormas islam dan umat islam di Kotim,”ujarnya.

Diakhir sambutannya, Halikinnor memberikan kabar baik akan mengundang Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf untuk menggelar Kotim Bersolawat di Terowongan Nur Mentaya.

“Saya ingin kembali mengadakan Kotim Bersolawat seperti tahun lalu. Insha Allah, Pemkab Kotim melalui PHBI Kotim sudah meminta secara langsung 20 Desember 2023 lalu mengundang Habib Syech,” ujar Halikinnor disambut gembira hadirin yang datang.

Halikinnor berencana akan melaksanakan Kotim Bersolawat dua kali sebelum bulan puasa dan sesudah Lebaran. “Kalau waktunya sempat dan memungkinkan saya akan undang ulama dari Banjarmasin sebelum puasa ini dan Habib Syech kita rencanakan setelah Lebaran nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Habib Abdullah Aljun Kherid merasa bersyukur bahwa Pemkab Kotim rutin setiap tahun memperingati Isra Mi’raj.

“Saya ingat ucapan guru saya, kadang posisi seorang pemipin lebih baik dari 200 orang alim. Mungkin pejabat tidak sepiawai ulama dalam berceramah,tetapi pejabat bisa lebih unggu dari 200 orang lain. Karena, seorang kepala daerah bisa mengajak semua kalangan masyarakat, pejabat, ustaz, anak-anak pelajar hadir kumpul di masjid ini,” kata Habib Adullah Aljun diawal ceramahnya.

Hal ini menjadi bukti bahwa peran seorang kepada daerah memiliki pengaruh yang luar biasa memberikan dampak positif. “Mari kita doakan bersama, semoga Allah panjangkan umurnya,sehatkan badannya serta memudahkan langkahnya menjalani tugas dan tanggungjawabnya sebagai pemimpin daerah,” pungkasnya. (hgn/sla)



Pos terkait