Agustiar: Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

agustiar sabran
Agustiar Sabran

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kalteng Agustiar Sabran menyampaikan duka mendalamnya terhadap tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menelan korban jiwa 125 orang. Sepak bola seharusnya bisa menghibur siapa saja, bukan berujung duka.

”Saya turut berduka cita dan prihatin mendalam atas insiden suporter sepak bola. Kepada para korban meninggal, semoga mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya, Minggu (2/10).

Bacaan Lainnya

Politikus PDIP ini juga berharap korban yang luka agar bisa segera sembuh. ”Tidak ada sepak bola seharga nyawa. Ini tragedi kemanusiaan luar biasa. Saya ikut berbela sungkawa yang mendalam,” ujarnya.

Menurut Agustiar, loyalitas dan kecintaan terhadap sepak bola jangan sampai melebihi batas kewajaran. Harus tetap memegang teguh norma kemanusiaan. Sebab, sepak bola merupakan alat untuk memperkuat semangat persaudaraan sebagai sebangsa setanah air, bukan menjadi sarana pemecah belah.

Baca Juga :  Diduga Tilap Uang Anggota, Pengurus Koperasi Dipolisikan

”Loyalitas tanpa batas, tapi harus menjunjung semangat kemanusiaan, rasa sebangsa dan setanah air. Berharap semuanya menciptakan iklim sepak bola yang kondusif,” katanya.

Agustiar melanjutkan, dukungan suporter memiliki peran besar dalam persepakbolaan Indonesia. Melalui dukungan yang penuh semangat dari para suporter, bisa menjadi energi positif dan tambahan semangat bagi pemain.

”Oleh karenanya, suporter Indonesia harus mendapatkan edukasi agar fanatisme terhadap klub kebanggaan mereka tetap terkendali dan menjunjung tinggi sportivitas. Itulah arti penting dari para suporter,” ujarnya.

Agustiar menambahkan, suporter merupakan bagian penting dalam pertandingan, karena fungsi utamanya adalah untuk penyemangat tim saat bertanding. Apabila dalam pertandingan tidak dihadiri suporter, akan terasa hampa.

Pos terkait