Radarsampit.com – Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur menyoroti sejumlah aset pemerintah daerah yang mangkrak dan tidak difungsikan.
Dia mendesak agar bangunan bernilai miliaran rupiah itu segera diaktifkan kembali, termasuk Gedung Expo Sampit yang hingga kini belum difungsikan maksimal.
”Kami mendorong agar eksekutif segera mencari formulasi bagaimana aset-aset multiyears yang terbengkalai itu bisa difungsikan. Jangan sampai uang yang sudah digelontorkan menjadi percuma dan sia-sia,” tegas Rudianur.
Menurutnya, aset yang dibiarkan terbengkalai sama saja dengan membuang anggaran daerah. Padahal, gedung dan fasilitas tersebut dibangun menggunakan dana publik yang seharusnya memberi manfaat bagi masyarakat.
”Kami hanya ingin agar aset yang sudah dibangun itu benar-benar bermanfaat, bukan justru menjadi bangunan monumen tak berfungsi,” ujarnya.
Rudianur mencontohkan beberapa proyek masa lalu yang gagal dimanfaatkan, seperti kawasan Sport Centre di Sawit Raya.
Setelah masa kepemimpinan Wahyudi K Anwar berakhir, bangunan tersebut tak lagi berguna. Pada era Bupati Supian Hadi, kolam renang dan beberapa venue di kawasan itu juga tak dilanjutkan, hingga kini nasibnya tak jelas.
”Akhirnya membangun sesuatu yang seperti asal-asalan. Maka dari itu, kami mendorong Bupati Halikinnor di periode keduanya nanti mencari solusi untuk bangunan-bangunan yang belum fungsional agar bisa dimanfaatkan,” katanya.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Gedung Expo Sampit. Rudianur menilai, gedung itu seharusnya bisa digunakan untuk kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tidak lagi digelar di badan jalan umum.
”Ya, gunakan saja gedung itu. Di situ semuanya bisa difungsikan untuk kegiatan UMKM yang selama ini berpindah-pindah tempat,” tegasnya. (ang)







