Bupati Kotim Dapat Lencana Produktivitas

Penganugerahan Siddhakarya 2022, Tiga Perkebunan Sawit Terima Penghargaan

penghargaan
ANUGERAH SIDDHAKARYA : Penyematan lencana Siddhakarya 2022 kepada Bupati Kotim Halikinnor yang diwakili Irawati, Wakil Bupati Kotim, dilakukan oleh Asisten I Provinsi Kalimantan Tengah, Katma F Dirun di aula salah satu hotel di Palangka Raya, Selasa (27/12). SITI FAUZIAH/RADARSAMPIT

SAMPIT,radarsampit.com – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mendapatkan lencana produktivitas dalam kegiatan Penugerahan Siddhakarya tahun 2022.

Alhamdulillah, Kotim mendapatkan lencana produktivitas dan tiga perusahaan kelapa sawit di Kotim mendapatkan piagam penghargaan berupa trofi dan sertifikat dari Gubernur Kalteng,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati saat mewakili Bupati Kotim menghadiri Penganugerahan Siddhakarya di Palangka Raya, Selasa (27/12).

Bacaan Lainnya

Penghargaan Siddhakarya 2022 diserahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng Katma F Dirun mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Katma mengatakan, Penganugerahan Siddhakarya merupakan penghargaan tingkat provinsi yang diberikan untuk perusahaan dan kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang telah berupaya meningkatkan produktivitas dan berhasil mempertahankan tingkat produktivitas selama 3 tahun berturut-turut.

“Anugerah Shiddhakarya diberikan Gubernur Kalteng sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian pemerintah dalam memotivasi pelaku usaha dan penerima Siddhakarya termasuk sebagai nominator yang mendapatkan produktivitas tertinggi tingkat nasional dalam anugerah Paramakarya yang diberikan Presiden RI setiap tahun ganjil untuk UMKM dan perusahaan,” kata Katma saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng.

Baca Juga :  MIRIS!!! Suami Jarang Pulang, Bayi Jadi Korban

Sementara, Kepala Dinas Ketenagkerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalteng Farid Wajdi menyebutkan tiga bupati yaitu, Bupati Kotim, Bupati Pulang Pisau dan Pj Bupati Kotawaringin Barat mendapatkan lencana sebagai pembina produktivitas.

“Kepala daerah atau Bupati  selaku pembina didaerah melaksanakan program pembinaan produktivitas  sebanyak 0,05 persen dari jumlah perusahaan mendapatkan penghargan berupa lencana produktivitas,” kata Farid Wajdi.

Farid mengatakan keenam perusahaan dan UKM yang mendapatkan penghargaan dalam kategori unggulan sudah melalui tahapan pengukuran sistem manajemen peningkatan produktivitas di perusahaan yang diatur sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 156 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas dengan metode audit sistem manajemen peningkatan produktivitas dengan menggunakan tujuh elemen, 52 sub elemen dan 200 kriteria pertanyaan.

Pos terkait