Gali Potensi Desa-Desa di Pulau Hanaut 

pulau hanaut
PELATIHAN: Salah satu kegiatan pelatihan dalam upaya menggali potensi yang ada di Desa Rawa Sari Kecamatan Pulau Hanaut, beberapa waktu lalu. 

SAMPIT, radarsampit.com – Camat Pulau Hanaut Dedi Purwanto ingin desa-desa yang ada di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memiliki produk unggulan yang membuat kecamatan tersebut lebih dikenal luas.

“Pulau Hanaut belum punya brand yang bisa mengangkat kecamatan ini. Dulu  ada  kopi bapinang dan minyak goreng, tapi saat ini produk-produk tersebut tidak lagi begitu dikenal orang,” kata Dedi.

Bacaan Lainnya

Dedi belum mengetahui faktor apa saja yang membuat produk kopi bapinang  tidak seramai dulu.  “Apa kendala mereka, sehingga kenapa tidak bisa berkembang pesat, apakah karena modal, karena pemasaran atau hal lainnya,” tuturnya.

Kecamatan Pulau Hanaut merupakan salah satu dari 17 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Kotim. Ibukota Kecamatan Pulau Hanaut terletak di Desa Bapinang Hulu.

Wilayah Kecamatan Pulau Hanaut secara administrasi pemerintahan terdiri atas 14 desa, ialah Desa Satiruk, Desa Bapinang Hilir Laut, Desa Bapinang Hilir, Desa Bapinang Hulu, Desa Makarti Jaya, Desa Rawa Sari, Desa Babirah, Desa Hanaut, Desa Serambut, Desa Babaung, Desa Bantian, Desa Hantipan, Desa Penyaguan dan Desa Bamadu.

Baca Juga :  Petani Hidroponik Sampit Sambangi Annida Qolbu

Dedi berharap kedepannya bisa mendorong kepala desa yang ada di Kecamatan Pulau Hanaut memiliki inovasi, sehingga kecamatan dengan luas wilayah 630 km persegi itu tidak lagi dipandang sebelah mata.

“Mungkin orang masih memandang sebelah mata Pulau Hanaut ini. Akses  masih agak susah. Saya ingin ada inovasi dari kepala desa ini membawa nama kecamatan Pulau Hanaut lebih dikenal orang. Jadi tahu kalau ada produk unggulan dari Pulau Hanaut,” ungkapnya.

Selama ini pemerintah desa yang kebanyakan orang tahu hanya sebatas kepala desa, badan permusyawaratan desa (BPD), RT/RW ataupun kegiatan gotong royong semata. Dedi berharap ada yang bisa ditonjolkan dari Kecamatan Pulau Hanaut.

“Setiap desa di Kecamatan Pulau Hanaut harus punya inovasi, tidak hanya monoton, tidak hanya kades, BPD, RT/RW, gotong royong itu-itu saja, harus  ada inovasi yang terlihat,” tuturnya.

Saat ini di Kecamatan Pulau Hanaut terdapat masyarakat yang membentuk kelompok pengolahan dan lainnya, dimana hal tersebut bisa untuk menggali potensi yang ada.



Pos terkait