Industri Rumah Tangga di Sampit Ikuti Pelatihan Vocational

pelatihan
DILATIH: Pelatihan vocational industri rumah tangga di Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur, baru-baru tadi. (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan program pengembangan kapasitas dan kemampuan pelaku usaha mikro kecil melalui pelatihan vocational di bidang industri rumah tangga.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kotim Rusmiati mengatakan, pelatihan vocational Industri Rumah Tangga bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola industri rumah tangga bagi usaha mikro di Desa Patai, Kecamatan Cempaga.

Bacaan Lainnya

”Diskop dan UKM Kotim berupaya untuk mengarahkan, membimbing dan menciptakan suasana yang menunjang dengan terus menumbuh kembangkan semangat, sikap, perilaku dan kreatif dan inovatif bagi pelaku usaha,” kata Rusmiati.

Pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan inovasi produk UMKM dengan bahan lokal yang menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM selama ini.

UMKM dapat berperan lebih dalam perekonomian nasional serta mampu untuk pulih dan bangkit bersama dalam memenghadapi berbagai tantangan baik pandemi, ekonomi, maupun krisis pangan yang saat ini menjadi ancaman global yang membawa dampak yang sangat signifikan terhadap perekonomian  baik daerah maupun secara nasional.

Baca Juga :  Pengawasan Kepala SOPD Harus sampai Tingkat Bawah

“Perlu antisipasi terhadap berbagai peluang yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan dan memajukan prekonomian masyarakat serta menekan inflasi,” ujarnya.

Pelatihan ini untuk menambah pengetahuan, keterampilan, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan, berani membuat keputusan, kreatif, inovatif, dan tidak takut mengambil risiko.

“Pelatihan ini diharapkan nantinya mampu menumbuhkan kreativitas, memanfaatkan serta menciptakan peluang usaha dan pada akhirnya menjadi usaha produktif berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan keluarga dan dapat meningkatkan perekonomian daerah,” harapnya.

Pos terkait