Kepala Dinas di Kotim Ini Rela Menginap demi Pelayanan Adminduk

dukcapil kotim
SIMBOLIS: Wakil Bupati Kotim Irawati didampingi Kepala Disdukcapil Kotim Agus Tripurna Tangkasiang menyerahkan berkas KK dan Akta kelahiran kepada warga di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Selasa (29/11). (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) sudah menjadi tanggungjawab Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).  Pelayanan itu tidak hanya di kantor, tapi juga terjun ke pelosok desa di Kecamatan Cempaga Hulu. Selama empat hari, mulai 28 November-1 Desember 2022, pegawai Disdukcapil Kotim bermalam di Desa Pundu.

”Kami bermalam empat hari di sini. Pelayanan adminduk sudah kami mulai kemarin dan dipusatkan di kawasan BGA Grup, Desa Pundu,” kata Agus Tripurna Tangkasiang yang juga ikut turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa (29/11).

Bacaan Lainnya

Selama dua hari terakhir, pihaknya sudah melayani permohonan perekaman KTP-el sebanyak 26 orang, penerbitan KK sebanyak 16 orang, penerbitan KIA sebanyak 29 orang, penerbitan KTP-el 29 orang, penerbitan akta lahir 34 orang, akta kematian 7 orang, dan permohonan dispensasi pindah SKP WNI 4 orang.   Seluruh warga 11 desa di Kecamatan Cempaga Hulu telah dilayani.

Baca Juga :  Pemkab Bakal Survei Kepuasan Masyarakat soal Pelayanan Publik

Agus mengatakan pelayanan jemput bola merupakan kegiatan rutin yang diadakan Disdukcapil Kotim. Ada perubahan kebijakan layanan adminduk. Sselama pandemi, pelayanan berubah lebih aktif. Tidak hanya masyarakat yang datang ke kantor disdukcapil, petugas juga aktif turun ke lapangan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya yang tinggal jauh dari Kota Sampit.

Mulanya pelayanan hanya difokuskan di Desa Bukit Batu sesuai usulan aparat desa. Namun, melihat cakupan masyarakat yang akan mengurus adminduk cukup banyak maka pelayanaan diperpanjang selama empat hari di Kecamatan Cempaga Hulu.

“Kades Bukit Batu ada berkoordinasi dengan kecamatan agar kami dapat memberikan layanan langsung ke desa. Melihat usulan masyarakat yang ingin mengurus adminduk cukup banyak, akhirnya dari PT BGA Grup mau memfasilitasi tempat lokasi pelayanan. Dan, ini menjadi pelayanan jemput bola terakhir di tahun 2022 ini. Layanan jemput bola selanjutnya akan diadakan lagi tahun depan,” ujarnya.

Pos terkait