Lima Kecamatan Merana Akibat Hujan Semalam

Dua Jembatan Putus dan Ratusan Rumah Kebanjiran

banjir
KEBANJIRAN: Banjir berdampak pada lima Kecamatan di Kotawaringin Barat di Kobar membuat lima kecamatan terdampak. Ratusan rumah terendam banjir salah satunya di Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng dan menyebabkan dua jembatan putus.  (Slamet/Radar Pangkalan Bun)

“Sedangkan di wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama dan Kecamatan Pangkalan Banteng justru naik,” bebernya.

Dijelaskan secara rinci wilayah yang terdampak banjir di setiap kecamatan di antaranya di Kelurahan Sidorejo Kecamatam Arut Selatan 12 rumah dan 12 pintu barakan. Ketinggian air yang merendam rimah warga ini kurang lebih 35 centimeter.

Kecamatan Arut Utara ini yang mulai terdampak banjir yakni Kelurahan Pangkut. Sudah ada 50 rumah yang terendam banjir, namun ini nampaknya terus bertambah dan updatenya menyusul.

Untuk Kecamatan Kotawaringin Lama Desa Kondang ada ratusan rumah yang terdampak banjir. Kemudian akses jalan lintas Pangkalanbun – Kotawaringin Lama KM 30. “Kondisi di lapangan untuk roda 2 menyeberang menggunakan perahu warga sekitar,” ujarnya.

Sementara Kecamatan Pangkalan Lada yang terdampak yakni di Desa Pandu Senjaya ada 3 RT yang terdampak banjir. Kemudian banjir juga menyebabkan jembatan penghubung antara RT 4 dan RT 22 putus.

Untuk Kecamatan Pangkalan Banteng ini yang terdampak di Sungai Hijau ada di dusun 1 ada 65 KK dengan jumlah  243 orang. Dusun II ada 1 KK dengan 4 orang. Desa Semanggang juga terdampak di sekitar Jembatan Aliong hingga menyebabkan kemacetan parah.

Baca Juga :  Polres Kobar Siapkan Empat Pos Penyekatan 

“Saat ini tengah dilakukan pekerjaan rehab dengan target 1 hari menggunakan plat aramco (buis baja) oleh PT. Korintiga dan akses jalur alternatif bagi pengguna jalan akan dialihkan sementara Desa Sungai Kuning – Sidomulyo dan Desa Kebun Agung – Desa Arga Mulya,” bebernya.

Belum Masuk Puncak Musim Hujan

Pos terkait