Ratusan Burung Colibri Gagal Kirim Dilepasliarkan

Tak Dilindungi, Namun Bantu Penyerbukan Tanaman 

Pelepasliaran-ratusan-Burung-Colibri-Ninja-petugas-BKSDA-Pos-Jaga-Sampit
Pelepasliaran ratusan Burung Colibri Ninja petugas BKSDA Pos Jaga Sampit, bersama petugas Balai Karantina Pertanian Kelas II Palangka Raya, baru-baru tadi.

Mereka menemukan sebanyak 12 box yang berisi 608 ekor-burung itu burung Colibri Ninja yang berada di dalam truk fuso siap diberangkatkan melalui pelabuhan Sampit menuju Semarang, sebelum akhirnya diamankan oleh pihak terkait.

Setelah diamankan, kemudian burung-burung tersebut dilepasliarkan oleh petugas. Dalam pelepasliaran, Muriansyah dibantu rekannya anggota BKSDA Pos Jaga Sampit yang bertugas di Pelabuhan Sampit ,Ian Septiawan. Mereka juga ditemani tiga  petugas Balai Karantina Pertanian Kelas II Palangka Raya wilayah kerja Sampit. Lokasi pelepasliaran masih di wilayah Kotim sesuai dengan habitat burung-burung tersebut.

Dijelaskannya pula, burung-burung Colibri Ninja memiliki peran tersendiri bagi alam. Yakni secara alami membantu penyerbukan tanaman ,karena kebiasaannya yang berpindah pindah menghisap nectar tanaman.

“Burung Colibri Ninja, sangat penting di alam. Burung ini disebut juga burung penghisap madu, burung tersebut membantu proses penyerbukan di alam/hutan,” tutur Muriansyah.

Ditegaskannya pula, BKSDA bersama Balai Karantina Pertanian wilayah kerja setempat dan instansi lainnya selalu berkoordinasi,  terkait keluar masuknya satwa baik melalui pelabuhan maupun bandara. Hal tersebut diperlukan demi memberantas praktek praktek perdagangan satwa liar yang dilindungi. Sebemab tindakan tersebut bukan hanya merugikan negara tapi juga mengancam kelestarian sumber daya hayati.

Baca Juga :  Cara IRT Pesisir Kumai Atasi Sulitnya Minyak Goreng

Oleh karena itu tambah Muriansyah,  masyarakat diimbau agar dapat melestarikan dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada,  namun jangan berlebihan dalam mengeksploitasi sumber daya tersebut.  Sebab seperti halnya burung-burung Colibri Ninja punya fungsi sendiri di alam, sehingga alangkah baiknya apabila satwa tersebut dibiarkan bebas melakukan fungsi mereka sendiri. (yn/gus)

Pos terkait