RSUD Sultan Imanuddin akan Tingkatkan Sarpras Kesehatan 

Gedung IGD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun
Gedung IGD RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun tampak dari luar 

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Dalam upaya meningkatkan layanan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat akan  meningkatkan sarana dan prasarana layanan kesehatan, baik fisik pembangunan peralatan.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fachruddin mengatakan, pembangunan fisik diperlukan mengingat naiknya jumlah kunjungan, baik pasien yang rawat inap maupun rawat jalan.

Bacaan Lainnya

“Untuk pengembangan pembangunan poliklinik telah rampung, saat ini tinggal melengkapi sarana dan prasarana saja. Pada hari kedua usai cuti bersama, jumlah kunjungan Poliklinik mencapai 450 orang. Angka tersebut bisa menambah mengingat jam pendaftaran di Poliklinik hingga pukul 11.00 WIB. Sebagian besar kunjungan tersebut berobat jalan,” Ujar Fachruddin, Selasa (16/4/2024).

Menurutnya, fokus RSUD adalah pengembangan sarana dan prasarana poliklinik dan rawat inap. Hal yang mendesak adalah pembangunan ruangan kelas III.

“Saat ini layanan untuk ruangan kelas III masih kurang maksimal mengingat tingginya layanan kesehatan pada pasien BPJS kelas III, dan pasien bukan saja dari Kobar, tetapi banyak juga pasien yang berasal dari Lamandau, Sukamara, Lamandau, dan Provinsi Kalimantan Barat,” ujar Fachruddin.

Baca Juga :  Sempat Menghilang, Balapan Liar Kembali Marak di Pangkalan Bun

Menurutnya, jumlah tempat tidur rawat inap di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun berjumlah 256 tempat tidur. Dari jumlah tersebut 50 persennya berada di kelas III. Ruang kelas III diisi sampai dengan 8 tempat tidur.

Selain itu, pihak rumah sakit akan melakukan pengembangan pada ruangan ICU dengan kapasitas 24 bed, yang pembangunannya di atas ruangan poliklinik, selain itu ada juga pembangunan  dua ruangan operasi.

“Ruang kelas I dan kelas 2  sama dengan fasilitas swasta, satu ruangan satu tempat tidur, dan untuk melengkapi peralatan maupun fisik, kami terus berupaya memperjuangkan  bantuan ke pemerintah pusat,” ujar Fachruddin. (sam/yit)

 

 

 



Pos terkait