Sekolah Kebanjiran, Siswanya Diliburkan

liburkan sekolah kebanjiran
SAPA PELAJAR: Bupati Kotim Halikinnor menyapa pelajar SMPN 1 Telawang yang sekolahnya baru saja diresmikan, Kamis (15/9). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meliburkan semua aktivitas belajar mengajar sekolah di wilayah yang terdampak banjir. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kotim Susiawati mengatakan, sekolah yang memang kondisinya tidak memungkinkan dilaksanakan proses belajar mengajar diputuskan untuk diliburkan.

”Aktivitas belajar mengajar diliburkan tapi tetap memberikan tugas kepada peserta didik dan tenaga didiknya,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Susi menuturkan, keputusan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut dilakukan sementara sampai kondisi banjir dianggap aman untuk para pelajar kembali melakukan aktivitas di sekolah.

Pihaknya saat ini tengah menginventarisir jumlah sekolah yang terdampak banjir. Selama banjir, dia mendapat laporan dari seluruh sekolah bahwa kondisi masih aman terkendali. Memang diakuinya ada beberapa sekolah yang kondisi mebelernya terendam air akibat air pasang atau banjir pada malam hari.

”Sudah kami arahkan untuk segera diamankan.Termasuk pengamanan bahan atau media pembelajaran dan aset penting satuan didik lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Dua Pemuda Babak Belur

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, ada beberapa kecamatan di Kotim yang terendam Banjir, di antaranya Kecamatan Mentaya Hulu, Kotabesi, Parenggean, dan satu desa di Kecamatan Telawang, yakni Desa Sungai Ubar. (yn/ign)

Pos terkait