Awas, Ular Tinggal di Ruang Kelas

ilustrasi

PANGKALAN BUN – Tim Rescue Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Barat mengingatkan kepada pihak sekolah akan bahaya ular yang mengintai para siswa di dalam ruang kelas.

Seperti diketahui bahwa ruang-ruang kelas yang sebelum ini selalu digunakan sebagai tempat belajar mengajar, selama pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua menjadi sepi, karena aktivitas belajar mengajar tatap muka ditiadakan.

Terlalu lamanya ruang kelas dibiarkan kosong, dikhawatirkan dijadikan sarang ular berbisa terutama di laci-laci meja guru dan siswa.

Terlebih, banyak sekolah di Kobar yang terendam banjir dan letak sekolahnya berada di kawasan persawahan, kebun, dan sabah yang menjadi habitat berkembangbiaknya ular.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kobar, Agus Dwi Suhartono mengatakan, peristiwa ditemukannya sarang ular king cobra beserta puluhan telurnya di salah satu sekolah di Jawa Timur, harus dijadikan peringatan bagi sekolah-sekolah di Kotawaringin Barat.

“Sebentar lagi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan digelar, jadi peristiwa di Jawa Timur harus jadi pelajaran dan kewaspadaan kita semua, terlebih ruang kelas di sekolah sudah terlalu lama ditinggalkan,” ujarnya, Sabtu (18/9).

Untuk itu ia berharap kepada sekolah yang akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) agar menyisir terlebih dahulu seluruh bangunannya untuk menghindari bersarangnya binatang-binatang buas akibat bangunan lama tidak digunakan.

Selain itu juga harus mewaspadai tumpukan kayu, tumpukan genteng atau tumpukan-tumpukan lainnya yang berpotensi menjadisarang binatang liar dan binatang buas yang berada disekitar sekolah. Dan jika ditemukan tempat yang dicurigai sebagai sarang binatang liar dan binatang buas, jangan mengambil tindakan sendiri sekiranya tidak memiliki pengalaman untuk penanganannya.

“Segera hubungi Damkar Kobar jika menemukan tempat yang diduga sebagai sarang binatang liar dan binatang buas,” tandasnya. (tyo/sla)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *