Banjir Jilid II Landa Pangkalan Bun Dan Sekitarnya

Belasan Ribu Jiwa Merana, Bencana Terburuk Dalam 15 Tahun Terakhir

evakuasi warga kebanjiran
EVAKUASI: Korban terdampak banjir di Desa Kumpai Batu Bawah sedang dievakuasi ke tempat pengungsian, Sabtu (15/10) (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Belasan ribu jiwa di 11 desa dan 8 kelurahan terdampak banjir besar yang melanda Kecamatan Kotawaringin Lama, Kecamatan Arut Selatan, dan Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Informasi yang dihimpun menyebutkan sudah ada beberapa lokasi pengungsian yang disiapkan untuk korban banjir di Kelurahan Baru, yaitu di Balai Bahaum RT 16, Posyandu Berunai RT 06, Gedung PKK RT 10 dan di Kantor Kelurahan Baru.

Selain di Kelurahan Baru, posko pengungsian juga telah didirikan di Desa Kumpai Batu Atas (KBA) untuk menampung warga terdampak banjir di Desa Kumpai Batu Bawah (KBB). Sementara ini ada 6 Kepala Keluarga yang sudah diungsikan oleh pemerintah desa setempat dan Balakar Manggala Yudha.

Mereka yang diungsikan adalah para lansia dan warga yang dalam kondisi sakit, pengungsi diangkut dengan menggunakan kendaraan roda tiga, yang terdapat bak dibelakangnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat, Martogi Sialagan mengatakan, untuk Kecamatan Kotawaringin Lama ada 2 kelurahan dan 3 desa terdampak banjir, yaitu Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kotawaringin Hulu, Desa Rungun, Desa Kondang dan Desa Lalang.

Baca Juga :  Gelombang Pasang Terjang Pesisir Kumai

“Untuk Kotawaringin Lama jumlah total yang terdampak di 2 kelurahan dan 3 desa itu sebanyak 1028 KK dan 3827 jiwa,” ungkapnya, Sabtu (15/10).

Kemudian, untuk Kecamatan Arut Selatan ada sebanyak 7 desa dan 6 kelurahan yang dilanda banjir, yaitu Desa Kumpai Batu Bawah, Desa Tanjung Terantang, Desa Runtu, Desa Sulung, Desa Kenambui, Desa Rangda dan Desa Umpang.

Sementara untuk kelurahan di Kecamatan Arsel banjir melanda di Kelurahan Raja, Kelurahan Raja Seberang, Kelurahan Mendawai, Kelurahan Mendawai Seberang, Kelurahan Sidorejo, dan Kelurahan Baru, dengan jumlah kepala keluarga terdampak sebanyak 2942 KK terdiri dari 8792 jiwa.

Pos terkait