CJH Kotim Dapat Uang Saku hingga Seragam

jemaah haji kotim
PELEPASAN JEMAAH: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Wabup Kotim Irawati melepas calon jemaah haji di Aula Rujab Bupati Kotim, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jumat (17/5/2024). (HENY/RADARSAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama tiga tahun berturut-turut sejak 2022, mendapat fasilitas layanan keberangkatan dan kepulangan menggunakan carter pesawat dari Bandara Haji Asan Sampit menuju embarkasi Bandara Syamsudin Noor dari Pemkab Kotim.

”Calon jemaah Kotim patut bersyukur karena tidak lagi harus menghadapi perjalanan darat hingga kurang lebih delapan jam dari Sampit menuju embarkasi Banjarmasin. Karena, sudah beberapa tahun ini Pemkab Kotim sudah memfasilitasi layanan keberangkatan dan kepulangan jemaah menggunakan carter pesawat,” kata Halikinnor, Bupati Kotim saat pelepasan calon jemaah haji Kotim di Aula Rujab Bupati Kotim, Jumat (17/5/2024).

Bacaan Lainnya

Halikinnor merasa kasihan dengan para calon jemaah haji yang sebelumnya berangkat dan tiba menuju Embarkasi Banjarmasin menggunakan bus jalur darat. ”Calon jemaah haji yang berangkat tidak semua berusia produktif, ada yang sudah lansia. Saya dengar ada yang berusia 93 tahun berangkat tahun ini, kasihan kalau jemaah harus naik bus ke Banjarmasin itu cukup melelahkan dan selanjutnya berangkat lagi naik pesawat melaksanakan rangkaian ibadah haji,” katanya.

Baca Juga :  Kritikan Tarif PDAM Sampit Mengalir Deras, Bupati Beri Sinyal Peluang Revisi

”Karena itu, saya mengupayakan sejak tahun 2022 hingga tahun ini agar bisa terus menyiapkan anggaran khusus untuk carter pesawat melayani keberangkatan dan kepulangan jemaah haji ke Banjarmasin menggunakan pesawat,” ujarnya lagi.

Selain itu, 161 calon jemaah haji yang terdiri dari 72 laki-laki dan 89 perempuan juga diberikan seragam, slayer, dan uang saku masing-masing sebesar Rp 1 juta dari Pemkab Kotim melalui Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kotim.

Tahun ini, Pemkab Kotim juga memberikan pelayanan maksimal dengan memberangkatkan dua petugas haji yang dibiayai Pemkab Kotim sebagai pembimbing ibadah yaitu Aceng Abudin dan petugas kesehatan dr Norliyana.

Selain itu, ada kebijakan penggabungan mahrom, suami dengan istri, orang tua dengan anak, yang mana pada tahun sebelumnya tidak ada penggabungan mahrom.



Pos terkait