Mantap!!! Di Kalteng Ada Satu Keluarga Jadi Pengedar Sabu

bnnk kobar
PEMUSNAHAN BARANG BUKTI: BNNK memusnahkan batang bukti sabu di halaman Kantor BNNK Kobar, Rabu (14/9) (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – Barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan jaringan pengedar narkotika yang merupakan satu keluarga di Kecamatan Pangkalan Banteng dimusnahkan di halaman Kantor BNN Kabupatena Kobar, Rabu (14/9).

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) AKBP Miga Nugroho mengatakan, barang bukti narkotika jenis sabu yang dimusnahkan seberat 6,57 gram sesuai dengan status penetapan barang sitaan dari Kejari Kobar dan sudah melalui uji laboratorium.

Bacaan Lainnya

“Barang bukti narkoba tersebut hasil pengungkapan kasus di Pangkalan Banteng beberapa waktu yang lalu,” terangnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut didapatkan barang bukti sebanyak 24 plastik klip berisi sabu dengan berat 7,18 gram dan ada yang disisipkan untuk uji laboratorium dan persidangan.

Disebutkannya bahwa barang bukti yang telah dimusnahkan tersebut didapatkan dari tersangka berinisial SS (39) yang diamankan pada Kamis 25 Agustus 2022 lalu, di Jalan Ahmad Yani, KM 66, Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Baca Juga :  Modus Bagikan Sembako, Youtuber Ini Setubuhi Anak di Bawah Umur

Mirisnya, diketahui sebelumnya keluarga dari SS juga terlibat peredaran sabu, mulai dari ibu dan adiknya. Dengan fakta tersebut dapat dikatakan bahwa bahwa mereka merupakan jaringan satu keluarga yang mengedarkan sabu di wilayah Kobar.

Menurutnya jaringan keluarga ini diamankan terpisah baik oleh Polsek Pangkalan Banteng, Satresnarkoba Polres Kobar maupun oleh BNNK sendiri. “Sementara untuk jaringan mereka merupakan jaringan lokal,” tegasnya.

Lanjut dia, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, merupakan ancaman yang serius, karena melumpuhkan energi positif bangsa dan mengancam masa depan bangsa.

Pos terkait