Saking Sibuknya Bupati, Kegiatan Ini Baru Bisa Digelar Lagi

cofee morning bupati kotim
SAMBUTAN: Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan sambutan pada acara Coffee Morning di aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Senin (8/8). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, RadarSampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Coffee Morning bersama Bupati Kotim Halikinnor beserta jajaran Pemkab Kotim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta instansi vertikal di aula Rumah Jabatan Bupati Kotim Jalan A Yani, Sampit, Senin (8/8).

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, acara itu bertujuan untuk menjalin komunikasi dan membangun kebersamaan antara pemerintah daerah dengan unsur Forkopimda Kotim, serta instansi vertikal di wilayah ini.

Bacaan Lainnya

”Saya memang sengaja menghidupkan suasana seperti ini. Yang pertama itu dalam suasana kekeluargaan. Jadi, semua, baik unsur pimpinan kabupaten, kecamatan, dan juga SOPD terkait untuk membangun kebersamaan,” kata Halikinnor.

Dia melanjutkan, pentingnya menjalin komunikasi dan membangun kebersamaan antara pemerintah dengan unsur Forkopimda supaya tetap saling bersinergi. Usai mendengarkan sambutan, kegiatan diisi dengan sarapan pagi bersama, sekaligus dengan hiburan.

Baca Juga :  Dua Pengedar Diduga Suruhan Tahanan LP Diringkus

”Acara ini jangan dilihat hanya nyanyi-nyanyi atau sarapan saja, tetapi bagaimana bersama-sama suasana yang ada pada acara ini menciptakan keakraban,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kotim Rinie, unsur Forkopimda, Wakil Bupati Kotim Irawati, sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), instansi vertikal, camat, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di wilayah Kotim.

Menurut Halikinnor, sebenarnya Coffee Morning ini merupakan agenda rutin yang seharusnya digelar satu bulan sekali. Namun, karena kesibukan, acara baru dapat digelar kembali awal Agustus ini.

”Saya inginnya satu bulan sekali diadakan Coffee Morning. Tapi, karena kesibukan sehingga terlupakan. Alhamdulillah hari ini (kemarin, Red) kegiatan ini dapat kembali kita laksanakan,” katanya.

Halikinnor mengharapkan kegiatan itu dapat menjadi sarana untuk saling berkomunikasi dengan lebih baik. Dengan demikian, apabila ada masalah, dapat langsung dibicarakan saat pertemuan. Sebab, kesalahan dalam berkomunikasi sering kali menjadi masalah.

Pos terkait