Warga Pertanyakan Sikap Pemkot soal Kanopi Ganggu Akses Jalan

kanopi ganggu jalan
MENGGANGGU: Warga menunjukkan bangunan kanopi ruko di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 7.

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Warga mengeluhkan keberadaan kanopi teras ruko di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 7 Palangka Raya.  Warga minta pemerintah kota melakukan pembongkaran lantaran kanopi melanggar batas garis sempadan bangunan (GSB) dan mengganggu kenyamanan warga.

Salah satu warga Atik menyampaikan, pemerintah setempat bisa melakukan pembongkaran kanopi tersebut lantaran mengganggu aktivitas warga.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap kanopi milik Luhfi itu dibongkar, apalagi sudah mendapatkan keluhan warga sekitar. Jujur kami menunggu langkah pemerintah kota, apalagi bangunan itu sudah sampai teguran ketiga. Yang artinya harusnya sudah dilakukan eksekusi, tetapi sampai saat ini bangunan itu masih berdiri,” sebut Atik, kamis (4/8).

Atik mempertanyakan kapan pemerintah bertindak dalam merespon keluhan warga.  “Jika tidak dibongkar, jangan salahkan masyarakat kalau bertindak sendiri. Artinya tidak percaya lagi dengan pemerintah kota yang menangani persoalan tersebut. Kita lihat nanti, akan koordinasi dengan RT maupun RW mungkin akan melakukan tindakan sendiri jika tidak ada gerakan dari pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga :  TAK BIASA!!! Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Tak Dihadirkan Polisi saat Rilis

Atik menilai kanopi itu sangat merugikan warga. Apalagi di lokasi itu ada parkir liar, lalu secara estetika juga dipandang tidak indah.

Atik menambahkan,bahwa laporan warga itu tidak mungkin hanya sebatas opini, tetapi sudah ada bukti dan hal lainnya. Atas hal itu seharusnya pihak terkait sesegera mungkin bergerak, apalagi wali kota memiliki visi mewujudkan lingkungan cerdas dan pelayanan publik.

Pos terkait