Wujud Impian Terpendam Bupati Kotim dari Tanah Suci

Terowongan Cahaya Sampit Jadi yang Pertama di Indonesia 

terowongan cahaya sampit
IKON BARU: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kotim Johny Tangkere meninjau pekerjaan pemasangan tiang PJU yang digadang-gadang menjadi ikon baru Kota Sampit, Kamis (3/11). (YUNI/RADAR SAMPIT)

Kepala Dinas Perhubungan Kotim Johny Tangkere menambahkan, saat ini tiang yang terpasang sudah sekitar 85 persen. Pihaknya memperkirakan pemasangan seluruh tiang selesai pada pekan ini.

Pemasangan tiang terdiri dari 86 tiang lengkung di sebelah kiri, 86 tiang lengkung sebelah kanan, dengan total 172 tiang lengkung. Kemudian, 18 tiang lurus, sehingga total tiang ada 190 buah. ”Ini sudah 85 persen terpasang,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Anggaran yang disediakan untuk pembangunan PJU terowongan cahaya sesuai hasil lelang sebesar Rp 14,8 miliar. Tiang lengkung berwarna kuning terang itu akan dipasang sepanjang 3,5 km, yang dimulai dari Bundaran Adipura Samekto Sampit sampai depan Pondok Pesantren Guru Chairul. ”Kurang lebih sepanjang 3,5 km,” imbuhnya.

Pihaknya berharap terowongan cahaya itu nantinya bisa menjadi daya tarik wisata baru bagi Kotim. ”Apabila selesai nanti, terowongan cahaya ini akan menjadi ikon baru yang ada di Sampit selain jelawat. Terowongan cahaya ini akan semakin membuat Sampit indah dilihat dan menarik,” ujarnya. (yn/ign)

Baca Juga :  Ini Lima Vaksin Booster Yang Dapat Izin BPOM

Pos terkait