Belum Mencapai Puncak, Suhu di Makkah Tembus 40 Derajat Celcius

Jemaah Diimbau Kurangi Aktivitas Fisik Jelang Keberangkatan

jkt persiapan pesawat armada angkutan haji hanung hambara 08052024 1 resize hanung hambarajawa pos jawa pos
PEMELIHARAAN: Pesawat untuk armada angkutan jemaah haji Indonesia parkir di Garuda Maintenance Facility, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (8/5/2024). (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

JAKARTA, radarsampit.com – Tiga hari lagi calon jemaah haji (CJH) Indonesia mulai diterbangkan menuju Arab Saudi. Kedatangan jemaah nanti, bakal langsung disambut cuaca ekstrem. Mereka diminta untuk menjaga kesehatan, seperti mengurangi aktivitas fisik menjelang keberangkatan.

Sesuai jadwal CJH Indonesia mulai masuk asrama haji pada Sabtu (11/5/2024) depan. Keesokan Minggu  (12/5) mereka mulai diterbangkan dengan tujuan Madinah.

Bacaan Lainnya

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengecek langsung kesiapan akomodasi dan layanan haji lainnya di Makkah. Diantara yang jadi perhatiannya adalah cuaca di Makkah yang begitu terik.

Yaqut mengatakan dirinya merasakan sendiri panasnya Makkah di angka 40 derajat celcius. “Padahal ini masih belum puncaknya,” katanya Rabu (8/5/2024).

Beberapa hari lalu, sambungnya, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa suhu di Arab Saudi pada puncak haji bisa mencapai 48 hingga 50 derajat celcius.

Merespons cuaca yang panas itu, Yaaut menyampaikan beberapa poin untuk CJH yang bakal terbang. Diantaranya jemaah harus menjaga kesehatan dan kebugaran menjelang keberangkatan. Aktivis fisik harus mulai dikurangi. Khususnya bagi jemaah lansia atau memiliki penyakit tertentu.

Yaqut menegaskan bahwa haji adalah ibadah fisik. Hampir seluruh rukun haji, menuntut aktivitas fisik. Untuk itu jemaah harus menyiapkan fisik yang prima. “Makan makanan bergizi, vitamin. Ini akan membantu jemaah dalam menjaga stamina,” kata dia.

Sesampainya di Saudi, jemaah juga harus bisa menghemat tenaga. Tidak perlu banyak-banyak beraktivitas di luar hotel. Sebaiknya beristirahat di hotel.

Dia juga menyampaikan petugas haji, khususnya dari unsur tenaga kesehatan siap melayani jemaah 24 jam. Baik itu di Makkah maupun Madinah.

Yaqut mengatakan tahun ini, urusan kesehatan mendapatkan perhatian lebih. Misalnya untuk bisa melunasi biaya haji, CJH wajib periksa kesehatan dahulu.

Jika dinyatakan tidak sehat dan tidak memenuhi kelayakan istitoah, tidak bisa melunasi haji. Kemenag juga meluncurkan senam haji. Dengan gerakan ringan, senam haji bisa dipraktikkan di rumah masing-masing.

Setibanya di Makkah, Yaqut meninjau beberapa hotel untuk akomodasi haji. Selain itu dia juga meninjau kesiapan dapur katering serta layanan bus untuk jemaah.

Ada tiga hotel yang ditinjau kesiapannya. Yaitu Hotel Romance Elit dengan kapasitas 1,700 orang dan Castle Ajyad Hotel yang berkapasitas 1.900) orang. Kemudian Hotel Wihdah berkapasitas 5.000 orang di Jarwal, Makkah.

“Saya lihat secara umum semua baik. Ada kemajuan yang lebih baik,” katanya.

Yaqut berharap, pada waktunya nanti benar-benar siap memberikan layanan terbaik kepada jemaah. Dia menerangkan CJH akan mulai berangkat ke Madinah pada 12 Mei.

Mereka akan tinggal selama sembilan hari di Madinah sebelum bertolak ke Makkah. Diperkirakan jemaah haji Indonesia akan mulai masuk Makkah pada 21 Mei.

Kemenag telah menyiapkan 169 unit hotel untuk jemaah haji Indonesia saat di Makkah.

“Ada beberapa catatan perbaikan” katanya. Menurut Yaqut masih cukup waktu untuk melakukan perbaikan agar layanan lebih baik lagi, sebelum jemaah tiba di Makkah.

Di Terminal Syib Amir Makkah, Yaqut menyempatkan diri mengecek kesiapan bus salawat dan bus antar kota. Untuk bus salawat, pihak syarikah (perusahaan) telah menyiapkan bus yang ramah lansia dan disabilitas.

Untuk memudahkan jemaah naik, deck bus ini bisa diturunkan. Pintu bus juga dilengkapi deck yang bisa dilewati kursi roda.

Bus salawat disabilitas sudah disiapkan, ada sekitar 20 unit. Bus dilengkapi dengan deck yang bisa dilewati kursi roda. Sehingga, ini memudahkan lansia dan disabilitas untuk mengakses masuk bus.

Pos terkait