Gelar Karya P5 SDS Pesona Astra Usung Tema Gaya Hidup Berkelanjutan

karya p5 1
Perayaan Gelar Karya P5 dengan mengusung tema "Gaya Hidup Berkelanjutan" yang dilaksanakan di SDS Pesona Astra, Sabtu 27 Januari 2024 lalu

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Perayaan Gelar Karya P5 dengan mengusung tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” yang dilaksanakan di SDS Pesona Astra, PT. GSPP, Sabtu 27 Januari 2024 lalu menuai antusias yang luar biasa dari khalayak.

Banyak aksi yang disajikan dan dipromosikan secara masif oleh pihak sekolah. Tak ayal jika banyak sekali wali murid yang tak keberatan meluangkan waktunya untuk turut meramaikan acara tersebut.

Bacaan Lainnya
Gowes

Sejak awal kedatangan, tamu disambut dengan photobooth welcome yang bisa dijadikan ajang pose diri. Pada awal pembukaan, Imanuri selaku Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, bapak ibu guru, siswa-siswi, manajemen, dan orang tua atas dukungan terhadap acara ini.

karya p5 2

Menuju ke lapangan upacara telah berdiri stand per fase untuk menunjukkan karya siswa-siswi setiap fase kepada pengunjung. Mulai dari Fase A yang menyajikan hasil budidaya sayuran, kolase, dan kreativitas pemanfaatan sampah organik menjadi aneka mainan.

Untuk Fase B, gelar karya yang disajikan di stand adalah budidaya tanaman asoka dan ikan lele.

Baca Juga :  Aksi Nyata Program PSP Angkatan II Berbagi

Fase C memanfaatkan pelepah kelapa (sawit) untuk dijadikan penebah kasur dan pengolahan sampah menjadi ecobricks. Tak lupa, dari ekstrakurikuler Dokter Kecil (Dokcil) juga menghasilkan produk jamu kunyit asam yang berasal dari kebun Toga di sekolah.

Selanjutnya, pengunjung bisa menikmati aneka jajanan olahan rumah yang sehat dan bergizi di stand flea market . Stand ini merupakan kolaborasi antar sekolah, yakni kelas 5 Fase C dengan orang tua. Berbagai bentuk makanan yang diproduksi oleh orang tua, ditawarkan di stand ini.

Sesi berikutnya, pengunjung diberi sajian kreativitas siswa-siswi melalui penampilan-penampilan menarik di atas panggung. Penampilan pertama dari Fase A adalah tarian kreasi “Menanam Jagung” oleh siswi-siswi yang tampil menggemaskan. Fase B menampilkan presentasi proses pembibitan bunga asoka dan budidaya ikan lele.

Gerak estetika dari ekstrakurikuler pantomim dengan tema “Kepahlawanan” juga menuai tepuk riuh penonton. Selanjutnya juga ada presentasi dari ekstrakurikuler Dokter Kecil (Dokcil) tentang proses pembuatan jamu kunyit asam dan manfaatnya. Aksi panggung ditutup dengan penampilan Fase C yang menyajikan flashmob tari kreasi nusantara.



Pos terkait