Minyak Goreng Murah Langsung Diburu Kaum Ibu, Ada yang Masih Dapat Harga Mahal

Ilustrasi. (net)

Berbeda dengan Sari dan Ani, niat hati ingin hemat dengan berbelanja minyak goreng harga murah, Indri malah mendapatkan harga normal yang dibanderol Rp 40 ribu untuk kemasan dua liter. Dia heran karena tidak mendapatkan harga promo seperti teman-temannya.

”Teman saya dapat harga promo. Lagi ramai harga minyak murah ya saya ikutan belanja juga, tapi pas saya tanya kata pegawainya, harganya sudah gak promo,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Karena terlanjur di-scan barcode, akhirnya Indri membayar dengan nominal sesuai yang tertera di monitor.

”Mau hemat malah kebobolan. Apa karena sudah kesorean jadi tak dapat harga promo. Saya juga tak tahu,” kata Indri yang belanja sekitar pukul 18.00 WIB di sebuah ritel modern Jalan Pelita Barat.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan harga minyak goreng turun mulai Rabu (19/1). ”Akan dimulai pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022 pukul 00.00 WIB di seluruh Indonesia. Namun, khusus untuk pasar tradisional diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya 1 minggu dari tanggal pemberlakuan,” kata Airlangga.

Baca Juga :  Banyak Puskesmas di Kotim Belum Penuhi Standar 

Pemerintah telah memutuskan untuk meningkatkan upaya menutup selisih harga minyak goreng demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri mikro, dan industri kecil. Kebijakan tersebut didasarkan atas hasil evaluasi yang mempertimbangkan ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng bagi masyarakat.

Menindaklanjuti kebijakan sebelumnya, pemerintah memastikan kembali agar masyarakat dapat memperoleh harga minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp14.000/liter. Upaya menutup selisih harga tersebut tidak hanya diberikan untuk minyak goreng kemasan 1 liter, tetapi juga diberikan untuk minyak goreng dalam kemasan 2 liter, 5 liter, dan 25 liter. (yn/ign)

Pos terkait