Ngeri! Tewasnya Pasutri di Katingan Diduga Karena Hal Ini

ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi

KASONGAN, radarsampit.com – Penyebab tewasnya pasutri yang jasadnya ditemukan bersimbah darah di Tumbang Habangoi, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan, Jn (28) dan Ln (19), akhirnya terungkap. Keduanya diduga terlibat cekcok hingga akhirnya saling bunuh.

Hal itu sekaligus menjawab keberadaan dua senjata tajam yang ditemukan di samping jenazah.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Sanaman Mantikei Iptu Hieronymus Tri Diantoro mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, Jn awalnya berada di kediaman orang tuanya Senin (3/6/2024). Sekitar pukul 03.00 WIB, ayah Jn mendengar anaknya.

Saat didatangi, rupanya Jn habis meminum racun serangga. Sang ayah lalu berupaya memberikan pertolongan hingga memanggil tenaga medis di desa tersebut. Setelah ditangani, nyawa korban berhasil diselamatkan dan kondisinya membaik.

”Karena kondisi sudah membaik, rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit di Tumbang Samba untuk pengobatan lebih lanjut pada pagi harinya,” kata Kapolsek, Rabu (5/6/2024).

Akan tetapi, pagi harinya, korban memilih pergi bersama istri dan membawa anaknya yang masih berumur dua bulan menggunakan sepeda motor.

Baca Juga :  Dinilai Melawan, Terduga Budak Sabu Sampit Ini Tewas Ditembus Peluru Polisi

Setelah berselang lama, adik korban lalu menyusul ke rumah kakak dan iparnya di Desa Tumbang Habangoi yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah orang tuanya.

Setibanya di depan rumah, Jk berkali-kali kali mengetuk pintu, namun tidak dibuka. Sang adik lalu mendobrak pintu dan berhasil masuk. Namun, dia justru mendapati kakak dan iparnya bersimbah darah bersebelahan. ”Anak mereka yang berusia dua bulan berada di tengah,” katanya.

Tak jauh dari jasad kakaknya ada senjata tajam jenis Mandau, sementara tak jauh dari iparnya ada tombak. Jk lalu membawa anak kakaknya yang berusia dua bulan keluar dari rumah. Tak lama kemudian, warga langsung berdatangan.

”Pada tubuh istri korban terdapat sepuluh mata luka robek pada pipi, tangan, jari, punggung, leher, dan bawah dada. Sedangkan pada suami terdapat dua mata luka robek pada bagian perut,” katanya.

Diduga keduanya terlibat cekcok sengit hingga akhirnya saling bunuh. Menurut keterangan keluarga korban, rumah tangga keduanya pernah ribut karena permasalahan ekonomi. (sos/ign)



Pos terkait