Pengamen Angklung Nyambi Jadi Jambret

jambret
PENJAHAT JALANAN : Pengamen angklung yang nyambi jadi jambret saat digiring petugas di Mapolres Kotim, Sabtu (15/10). IST/RADAR SAMPIT

SAMPIT,Radarsampit.com – Slamet Supriyanto (23) asal Jombang, Jawa Timur, seorang pengamen di Kota Sampit nekat nyambi sebagai jambret yang sudah beraksi di empat tempat.

Akibat ulahnya yang kerap merasahkan masyarakat Kota Sampit beberapa pekan terakhir. Slamet ditangkap Satreskrim Polres Kotawaringin Timur, Jumat (14/10) dan telah ditetapkan tersangka oleh penyidik.

Bacaan Lainnya

“Jambret yang selama ini beraksi di jalanan Kota Sampit, ternyata pelakunya adalah dia (Slamet),” kata Kasatreskrim Polres Kotim AKP Lajun Siado Rio Sianturi, Sabtu (15/10).

Rio menyebutkan, pelaku merupakan satu dari lima orang pemain angklung yang mengamen di seputaran Kota Sampit. Selama ini, mereka tinggal di sebuah penginapan cukup mewah.

Dalam sehari, para pemain angklung ini bisa meraup Rp 500 ribu hanya dari hasil mengamen di pinggir jalan.

Baca Juga :  Saking Sibuknya Bupati, Kegiatan Ini Baru Bisa Digelar Lagi

Slamet mengaku nekat melakukan aksi tak terpujinya itu untuk membantu biayai perjalanan pulang kedua temannya. Dalam aksinya, ia selalu mengincar pengendara perempuan.

”Setiap ada wanita naik motor dan ada meletakan barang berharga di dashboard motor, itu yang akan menjadi target pelaku,” beber Rio.

Rio menegaskan, saat ini pelaku sudah menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Dari pelaku, Polisi berhasil menyita barang bukti yakni tiga unit telepon genggam hasil ngejambret.

“Kami sudah amankan ponsel yang diambil pelaku, baju pelaku serta sepeda motor digunakan pelaku untuk melakukan aksi kejahatannya,” tandasnya. (sir/fm)

 

Pos terkait