Tabel 1.1 Hasil temuan pada bulan September dapat dilihat dari tabel berikut ini
Pertemuan | Prosentase Keaktifan Peserta Didik | Rata-rata | Kategori Keaktifan |
Minggu 1 | 46% | 45,71% | Kurang |
Minggu 2 | 49% | ||
Minggu 3 | 31% | ||
Minggu 4 | 57% | ||
Tabel diatas menunjukkan keaktifan siswa pada bulan September saat pembelajaran daring belum dimaksimalkan. Pada Minggu pertama menunjukkan hanya sedikit siswa yang mengikuti secara aktif pembelajaran yang dilakukan dengan prosentase sebesar 46%. Pada minggu ini system pembelajaran hanya dilakukan dengan menggunakan Edmodo yang merupakan aplikasi pembelajaran bisa didownload dari internet. Pada minggu kedua, Peneliti mencoba memberi penguatan dengan cara membentuk grup WA secara lebih intensif. Dalam pembelajaran minggu ini, Peneliti tidak hanya menggunakan aplikasi Edmodo saja, namun melalui grup WA. Informasi pembaharuan materi pelajaran mulai diberitahukan dalam bentuk pemberian informasi melalui message (pesan). Ketelatenan Peneliti mulai tampak hasilnya pada minggu ke 2 dengan hasil sebanyak 49% siswa mengikuti pembelajaran secara aktif namun diminggu ke tiga keaktifan siswa menurun sebesar 31 % dikarenakan peserta didik lupa karena banyaknya tugas online juga diberikan oleh guru mata pelajaran lain. Keaktifan siswa meningkat pada minggu ke 4 dengan hasil 57%. Hal ini menunjukkan bahwa informasi pembelajaran memerlukan lebih dari satu media untuk mendorong peserta didik secara aktif mengikuti pembelajaran daring.
Paparan diatas juga menunjukkan bahwa tingkat kepedulian peserta berbanding lurus dengan tingkat kepedulian guru. Dalam hal ini apabila guru secara intensif melakukan pembelajaran melalui berbagai media dalam menyampaikan materi ajar terbaru sangat berpengaruh terhadap keaktifan peserta didik juga. Semakin sering guru melakukan pendekatan maka semakin bagus pula respon yang diperoleh.