Persaingan Politik Masih Adem Ayem, Bakal Calon di Pilkada Kotim Dinilai Masih Setengah Hati

ilustrasi pilkada
Ilustrasi Pilkada

Sementara itu, informasi dihimpun, sejumlah nama politikus hingga kalangan birokrat dikabarkan telah mendaftarkan diri ke partai politik yang membuka penjaringan.

Jhon Krisli, misalnya, menyebar pendaftaran di Partai Demokrat, PAN, PKB, dan Golkar.

Bacaan Lainnya

Mantan Ketua DPRD Kotim ini merupakan satu-satunya bakal calon yang gencar memburu perahu politiknya.

Selain Jhon, ada nama Muhammad Rudini yang disebut-sebut akan kembali maju.

Akan tetapi, jika dibandingkan dengan dua kali pemilu sebelumnya, euforia Ketua DPD PAN ini untuk kembali menantang petahana tidak seperti sebelumnya.

Sejauh ini belum ada pernyataan politik yang secara gamblang disampaikan Rudini untuk bertarung menghadapi incumbent.

Selanjutnya, ada Aswin Nur, mantan Kepala Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit. Di PKB Aswin tercatat sebagai pengurus di DPW PKB Kalteng.

Aswin sebelumnya pernah ikut berlaga di pemilihan calon anggota legislatif, namun gagal terpilih.

Nama baru yang masuk bursa, yakni Sidi Nur Ikhsan. Eks Direktur BUMD Kotim ini telah mendaftar di Gerindra Kotim.

Baca Juga :  Pemkab Kobar bisa Gunakan Dana Cadangan untuk Tangani Demam Berdarah Dengue

Adapun dari kalangan tokoh agama, mencuat nama Habib Ahmad Al Habsyi yang telah mendaftarkan diri di DPW PKB Kalteng dan Nasdem.

Dia juga dikabarkan telah berkonsultasi dan meminta formulir persyaratan pendaftaran jalur perseorangan di KPU Kotim.

Nama lainnya Fajrurahman. Sekda Kotim aktif ini tercatat melamar di Partai Golkar. Dia digadang-gadang mendampingi Halikinnor apabila pecah kongsi dengan Irawati nantinya.

Ketua DPD Nasdem Kotim Ansen Tue mengatakan, sejauh ini belum melihat bakal calon yang serius dan memiliki pasangan paten untuk maju di pilkada.

Meskipun waktunya masih relatif panjang, setidaknya deklarasi politik sejak saat ini akan lebih baik dan bisa melihat respons publik. Calon penantang petahana saat ini cenderung masih bergerilya mencari pasangan politiknya.

”Yang beredar nama-nama ini masih single. Belum ada menyatakan akan berpasangan dengan siapa dan berkoalisi dengan partai mana. Belum ada pernyataan sikap. Mungkin menunggu dipasangkan oleh partainya,” kata Ansen Tue.



Pos terkait