Setelah Belasan Tahun Pimpin Urusan Perizinan, Johny Tangkere Dilepas dengan Tangisan

PENUH HARU: Johny Tangkere mendapat kenang-kenangan dari pegawai DPM PTSP. (HENY/RADAR SAMPIT)

Belasan tahun memimpin instansi yang membidang perizinan di Kotim, membuat Johny Tangkere sangat dekat dengan semua pegawainya. Dia dinilai jadi sosok inspiratif dan mengayomi semua. Kepindahan tugasnya dilepas dengan tangis haru.

HENY, Sampit

Bacaan Lainnya

Selama belasan tahun berkarier di urusan perizinan, tak membuat Johny Tangkere puas. Dia menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, seperti mengoptimalkan sistem Online Single Submission (OSS) atau Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik yang meskipun semua bidang sudah menerapkan OSS, namun masih perlu dioptimalkan.

Selain itu, hal yang paling memberatkan adalah belum beroperasinya Mal Pelayanan Publik. Gedung megah berkubah merah nanluas yang menyedot anggaran miliaran rupiah itu hingga kini belum beroperasi karena keterbatasan anggaran untuk penyelesaian bangunan interior di dalamnya.

Bangunan Gedung Mal Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang berlokasi di pusat kota Jalan MT Haryono itu dikerjakan sejak 28 Juli 2018 dan selesai pada 28 Juli 2020, dengan anggaran biaya sebesar Rp 38.875.000.000 yang dikerjakan PT Heral Eranio Jaya sebagai pelaksana kegiatan.

Radar Sampit ikut mengawal pembangunan Mal PTSP mulai dari nol, yakni saat masih berdiri bangunan eks plaza hingga relokasi pedagang yang masih berjualan di lantai dasar hingga akhirnya bangunan fisik tersebut berdiri.

Bangunan megah itu nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) untuk mengumpulkan seluruh instansi pemerintahan, BUMN, BUMD, dan semua lembaga terkait yang berkaitan ataupun berurusan langsung dengan publik.

Ada tiga lantai yang dilengkapi lift. Pada sisi sayap kanan dan kiri yang berbentuk oktagon nantinya difungsikan sebagai tempat klinik orang sehat, ruang pelayanan, dan ruang pertemuan serta food court.

Pada lantai 1 dilengkapi 12 ruang komersil, 1 ruang komersil utama, lima ruang klinik orang sehat, dan 3 ruang pelayanan. Lantai 2 bakal dilengkapi 18 counter atau ruang bilik pelayanan, 5 ruang pelayanan, 3 ruang back office, 1 ruang auditorium, 1 ruang bermain anak, dan ruang ibu menyusui. Lantai 3 akan difungsikan khusus untuk Kantor DPMPSTP dengan dilengkapi empat ruang di setiap bidang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *