Waspada, Wilayah Kobar Darurat Banjir

banjir di Kelurahan Pangkut
Kondisi banjir di Kelurahan Pangkut setinggi lutut orang dewasa atau setara dengan 60 sentimeter, Sabtu (2/7). (istimewa)

“Ada ratusan rumah dan ratusan kepala keluarga yang terdampak luapan Sungai Arut,” ungkap Martogi.

Dirincikannya,  untuk Kelurahan Pangkut ada sebanyak 290 rumah tempat tinggal yang mulai tergenang air, dengan jumlah kepala keluarga terdampak berjumlah 290.

Bacaan Lainnya

Kemudian Desa Nanga Mua rumah tempat tinggal terdampak berjumlah 20 unit dan jumlah KK terdampak sebanyak 20 kepala keluarga. Selanjutnya Desa Sukarami 41 unit rumah dengan 41 Kepala Keluarga.

Kemudian Desa Gandis 30 unit rumah dengan 18 kepala keluarga terdampak, Desa Kerabu 30 unit rumah dan 30 Kepala Keluarga, Desa Sambi 140 unit rumah dan sebanyak 40 Kepala Keluarga terdampak, serta Desa Sungai Dau sebanyak 40 rumah terdampak dengan jumlah KK sebanyak 14.

“Total untuk desa dan kelurahan di Kecamatan Arut Utara ada sebanyak 591 rumah dan 453 kepala keluarga terdampak banjir,” sebut Martogi.

Baca Juga :  Gantung Diri Beruntun, Pemkab Katingan Bentuk Tim Khusus

Mengingat bahwa intensitas curah hujan masih tinggi dengan disertai angin maka besar kemungkinan jumlah desa dan kepala keluarga terdampak akan semakin banyak.

Saat ini warga di sejumlah desa tersebut sangat membutuhkan bantuan logistik berupa beras, mie instan, sarden, telur, minyak goreng dan kebutuhan air bersih.

“Kita saat ini sedang rapat koordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat untuk mengambil langkah-langkah penanganan bencana banjir di Aruta,” katanya.

Untuk diketahui bahwa ribuan masyarakat di Desa Lalang, Desa Rungun, Desa Kondang serta Kelurahan Kotawaringin Hulu dan Kotawaringin Hilir saat ini juga sedang berjibaku dengan bencana banjir.

Pos terkait