Ada Titik Panas Terpantau Satelit di Sampit, Ternyata Orang Bakar Tanaman Tomat

kepala bpbd kotim
Kepala BPBD Kotim Rihel

SAMPIT, radarsampit.com – Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kotawaringin (Kotim) akan menggelar rapat terkait penetapan status siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rencana penetapan siaga itu mematangkan kesiapan jika sewaktu-waktu terjadi bencana karhutla di Kotim.

”Kalau prediksi, kemungkinan akhir Agustus 2022 bakal musim kemarau, tapi kemarau basah. Tapi, cuaca ini kan bisa berubah-ubah. Bisa saja hujan, bisa juga kemarau kering. Bagaimana pun tetap antisipasi. Oleh karena itu, Agustus nanti rencana rapat penetapan status siaga,” kata Kepala BPBD Kotim Rihel.

Bacaan Lainnya

Pihaknya saat ini terus memantau titik panas di wilayah Kotim dan sekitarnya. Dia menyebutkan, dalam satu minggu terakhir titik panas yang terpantau satelit masih aman dan tidak berisiko terjadi kebakaran.

”Ada sembilan hotspot pada Jumat (12/8) lalu. Tapi, besoknya hujan dan hilang seketika. Kemudian minggu, ada satu titik dalam kota. Ketika kami cek di lokasi, ternyata warga yang sedang membakar tanaman tomat, namun dijaga pemiliknya,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Semua Maling Sawit Harus Diadili, Bisa dengan Cara Ini

Sementara untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, BPBD Kotim menyiagakan sedikitnya enam unit truk tangki berisi air dan sejumlah personel yang selalu siap jika dibutuhkan.

Apabila nanti ada kendala di lapangan, penambahan armada akan dilakukan. Begitu juga dengan penambahan personel. Menurut Rihel, TNI – Polri maupun instansi pemerintah siap membantu menghadapi bencana tahunan itu. (sir/ign)

Pos terkait