MIRIS!!! Ada Penanggung Jawab Perusahaan Tak Peduli Karyawannya Dapat BSU

bsu
JEMPUT BOLA: Pegawai Kantor Pos Sampit menyalurkan BSU langsung ke PT Windu Nabatindo Lestari. (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Kantor PT Pos Indonesia Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya mengejar realisasi target penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Dalam sepekan terakhir, sebelas pegawai Kantor Pos Sampit jemput bola ke beberapa perusahaan untuk menyalurkan BSU secara langsung.

Tidak hanya itu, Kantor Pos Sampit dan tujuh Kantor Cabang Pembantu (KCP) yang tersebar di Samuda, Pundu, Parenggean, Cempaka Mulia, Kuala Kuayan, Sebabi, dan Kotabesi juga menambah durasi pelayanan sampai malam hari. Jam pelayanan dibuka mulai pukul 07.30-21.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Pos Sampit Mahyudha Fatchulyaqien mengatakan, Kantor Pos Sampit mulai menyalurkan BSU per 3 November. Ditargetkan selesai hari ini (14/11).

”Realisasi penyaluran BSU yang sudah terbayarkan sebanyak 19.578 dari 31.048 penerima BSU atau 63 persen. Dalam seminggu terakhir, kami berupaya mengejar target realisasi dengan mengunjungi langsung perusahaan kelapa sawit. Sampai malam ini, layanan penyaluran BSU masih berlanjut di PT Karya Makmur Bahagia,” kata Mahyudha, Minggu (13/11).

Baca Juga :  Enam Ruko Diamuk Api, Warga Panik Selamatkan Barang

Daftar perusahaan yang dikunjungi, di antaranya PT Wilmar Grup sebanyak 5.401 penerima, PT Windu Nabatindo Lestari sebanyak 2.441 penerima, PT Hutan Sawit Lestari sebanyak 832 penerima, PT Karya Makmur Bahagia sebanyak 1.561 penerima, PT Makin Grup sebanyak 862 penerima, PT Unggul Lestari sebanyak 801 penerima, dan beberapa perusahaan lainnya yang akan dikunjungi menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

”Banyak perusahaan yang meminta agar Kantor Pos Sampit menyalurkan BSU langsung ke lokasi perusahaan. Namun, prioritas kami fokuskan ke perusahaan yang karyawan tercatat paling banyak terdaftar sebagai penerima BSU. Kami juga terkendala sumber daya manusia (SDM). Hampir semua pegawai turun menyalurkan langsung ke lokasi perusahaan. Ada yang layanan sampai dua hari menginap di sana. Ada yang dikebut layanan sampai larut malam,” katanya.

Pos terkait