Ratusan Pelajar Gelar Kemah di Sekitar Masjid

kemah di masjid
BANGUN TENDA: Peserta kemah Brigade Masjid di Komplek Islamic Center, Jalan Jenderal Sudirman Sampit, Sabtu (21/10/2023). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Ratusan pelajar setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),  mengikuti kemah Brigade Masjid yang digelar oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kotim, pada 21-22 Oktober 2023.

Kegiatan yang dipusatkan di dekat  Masjid Agung Wahyu Al-Hadi Sampit Komplek Islamic Center Jalan Sudirman Sampit itu, diharapkan membuat para remaja pelajar itu mencintai dan bahagia berada di lingkungan masjid.

Bacaan Lainnya

Asisten III Setda Kotim Muhammad Saleh saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Pemkab Kotim berharap masjid dijadikan pusat peradaban. Bukan hanya tempat melaksanakan salat,  tapi juga menjadi tempat kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat.

“Sehingga dengan demikian para remaja bisa mencintai masjid dan bahagia di dalam masjid,” ucapnya, Sabtu (21/10/2023) kemarin.

Saleh melanjutkan, menurutnya akhlak itu bisa diciptakan apabila anak-anak itu taat dengan agama. Dimana agama itu diciptakan oleh Allah SWT agar menciptakan akhlak. Menurutnya dengan akhlak yang bagus itu diharapkan anak-anak selalu ke masjid.

“Jadi kita bertahap sesuai dengan target dari BKPRMI Insya Allah tahun ini tercipta 10 Brigade masjid di Sampit, untuk menjadi pelopor pergerakan pemuda masjid yang ada di kabupaten ini,” harapnya.

Dilanjutkannya, penanaman nilai-nilai keagamaan perlu ditanamkan sejak dini, sebab muda yang mencintai masjid akan mendapatkan naungan oleh Allah SWT di akhirat kelak. Saleh menegaskan, kegiatan ini salah satu keinginan pemerintah daerah, sehingga mereka bisa mencintai masjid.

“Kalau tidak kita tanamkan cinta ke masjid, kebahagiaan di masjid, karena kebanyakan anak-anak kebahagiaannya main gadget, mereka senang, mereka tidak ke masjid. Makanya kalau masjid yang bisa berinovasi di masjid ada WiFi, mereka bisa mendengar ceramah-ceramah yang ada di masjid dan di lingkungannya,”imbuh Saleh.

Baca Juga :  Pemkab Sukamara Siapkan Rp 14 Miliar untuk Pilkada

Di masjid juga lanjutnya, ada tempat bermain, ada lapangan badminton, ada lapangan tenis meja. Selain itu apabila mereka sudah di masjid nanti waktu salat mereka jadi terjaga. “Tidak mungkin mereka bermain di masjid tidak melakukan salat lima waktu secara berjamaah di masjid,” tegas Saleh.

Ketua BKPRMI Kotim Pahnai  juga mengatakan, peserta kegiatan kemah Brigade Masjid tahun ini meningkat 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya. ” Alhamdulillah hari ini 212 peserta terdiri dari seluruh sekolah di wilayah tengah, selatan dan utara Kotim. Dari SMA, SMK SLTA/sederajat, madrasah dan pondok pesantren, termasuk ikatan remaja masjid,” ujarnya.

Menurutnya, kemah ini juga diisi dengan materi yang sangat menyentuh ke masyarakat seperti penyelenggaraan fardhu kifayah, kemudian materi dari Kodim 1015 Sampit dan dari kepolisian terkait dengan bahaya narkoba. Kemudian materi pembinaan jasmani dan rohani, serta berbagai lomba, seperti lomba adzan, lomba yel-yel, lomba kebersihan tenda, dan outbond, hingga hiburan.

Pahnai mengungkapkan,  kemah Brigade Masjid merupakan agenda yang digelar BKPRMI Kotim setiap dua tahun sekali. Meskipun sebenarnya pihaknya ingin digelar setiap tahun, namun karena keterbatasan anggaran, sehingga kegiatan dilakukan dua tahun sekali.

Melalui kegiatan ini pihaknya berharap dapat mendekatkan ataupun mengakrabkan seluruh remaja masjid dengan masjid. Sebagaimana harapan dari pemerintah yang ingin menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat Islam, bukan hanya untuk tempat salat tapi seluruh kegiatan-kegiatan remaja bisa dipusatkan di masjid.

Salah satu peserta kemah Brigade Masjid dari Pondok Pesantren Al-Marhamah Putra Sampit, Adrian Rahmatullah mengatakan,  mereka telah mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh, untuk mengikuti kemah ini

Pos terkait