Tinjauan Bupati Jadi Solusi Keluhan Masyarakat Kotim, Pejabat Lain Diharapkan Lebih Peka

Sudah Lama Rusak, Halikinnor Langsung Perintahkan Perbaikan Halaman Parkir PPM

bupati kotim tinjau parkiran ppm sampit
TINJAU PPM: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Kabid Bina Marga DPUPRPRKP Kotim Mentana mengecek halaman parkir di kawasan PPM Sampit, Senin (21/11). (YUNI/RADAR SAMPIT )

SAMPIT, radarsampit.com – Permasalahan pembangunan yang kerap dikeluhkan masyarakat berbulan-bulan bahkan tahunan di Kabupaten Kotawaringin Timur, bisa diselesaikan dengan cepat apabila ditinjau langsung Bupati Kotim Halikinnor. Pola penyelesaian itu tergambar jelas dalam sejumlah rangkaian kegiatan Halikinnor beberapa hari belakangan.

Kemarin (21/11), Halikinnor meninjau kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit. Dia melihat langsung lubang jalan di halaman parkir yang mengganggu kenyamanan warga. Tanpa basa-basi, pemegang tampuk kepemimpinan tertinggi Kotim ini langsung memerintahkan jajarannya melakukan perbaikan.

Bacaan Lainnya

”Hari ini saya meninjau halaman parkir PPM yang sudah bolong-bolong. Mungkin karena pengaruh air, sehingga banyak yang berlubang,” kata Halikinnor. Dia didampingi Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kotim Mentana.

Halikinnor menuturkan, kawasan tersebut sebenarnya merupakan tanggung jawab Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kotim. Namun, dia meminta Dinas PUPRPRKP agar halaman parkir, khususnya yang berlubang segera diperbaiki.

Baca Juga :  ASTAGA!!! Kepergok Mesum di Tengah Ketatnya PPKM Level 4

”Memang ini Disperdagin yang bertanggung jawab, tapi saya minta tadi kepada Dinas PU, khususnya yang lubang-lubang ditambal dulu,” tegasnya.

Halikinnor melanjutkan, perbaikan akan direncanakan lebih matang pada halaman parkir tersebut. Terutama soal kemungkinan akan diaspal agar lebih kuat dan tidak mudah rusak tergerus air.

”Mungkin kami akan rencanakan apakah ini diaspal saja supaya lebih kuat, karena kalau terkena air mudah sekali rusak. Untuk sementara, karena Tahun Anggaran 2022 sudah berakhir, saya instruksikan tetap dikerjakan dulu. Lubang-lubang ini ditutup atau diaspal supaya agak rata dulu,” katanya.

Pos terkait