Massa Nyaris Bentrok, Pemasangan Hinting Dihalangi PT Salonok

Para tokoh masyarakat adat tak diizinkan masuk oleh pihak PT SLM
RICUH : Para tokoh masyarakat adat tak diizinkan masuk oleh pihak PT SLM untuk memasang portal hinting, Kamis (24/3).

Sebelumnya, sidang adat  7 Februari 2022 lalu dipimpin Asrun Syahudin sebagai Hakim Ketua didampingi Hakim Anggota terdiri Ramses Tundan, Salundik Uhing, Rahmad Asiando, Dahriansyah, Julhaidir, Periyanti serta dua pencatat sidang yaitu Surdi dan Sahroni. Sementara itu PT Salonok Ladang Mas diwakili Maslan Jaelani dan Elson.

Dalam sidang itu, majelis hakim memutuskan bahwa PT Salonok Ladang Mas wajib mengganti rugi lahan seluas 8,5 hektare yang digunakan selama 14 tahun secara tidak sah dan mengganti rugi tanaman yang digusur berupa 5.000 pohon tanaman karet, dan buah-buahan durian, nangka, cempedak rambutan, mangga, roko, asam ampalam dara, manggis, pinang, jaring/jengkol, jambu mente dan tanaman ringan.

PT Salonok Ladang Mas wajib membayar ganti rugi lahan dan tanaman kebun milik Jainudin yang telah digusur sesuai tuntutan sebesar Rp3.695.635.000.

PT Salonok Ladang Mas juga wajib mengembalikan lahan kebun Jainudin alias Ijai bin Badrin dengan luas 5,2 hektare, Busra bin H Jumran kepada ahli waris Bahrudin bin Busra dengan luas 2,6 hektare dan Rusdiansyah bin Arman dengan luas 2,2 hektare di daerah sungai Seburuk wilayah Desa Sembuluh II.

Baca Juga :  RSUD dr Murjani Sampit Targetkan Bintang Lima Paripurna

PT Salonok Ladang Mas wajib mengganti rugi pengrusakan tanaman kebun yang sudah digusur pada tahun 2007 dengan luas 10 hektare di daerah Sungai Seburuk Desa Sembuluh II sesuai tuntutan sebesar Rp2.250.000.000.

Apabila PT Salonok Ladang Mas tidak bisa mengganti rugi maka tanaman kelapa sawit yang berada di atas lahan seluas 10 hektare akan menjadi tanaman pengganti yang bebas untuk dikelola dan di manfaatkan oleh pemilik yang sah sebagaimana mestinya. Dan, jika PT Salonok Ladang Mas tidak mematuhi keputusan maka pihaknya akan meyita jaminan lahan seluas 18.5 hektare. Apabila seluruh isi dalam amar putusan sidang peradilan Adat Dayak tersebut tidak dilaksanakan oleh PT Salonok Ladang Mas maka perusahaan tersebut terancam diusir.

Pos terkait