Wahyu Al Hadi, Masjid Megah Kolaborasi Dua Bupati

Jelajah Masjid di Kota Sampit Selama Ramadan (20-Habis)

Masjid Agung Wahyu Al Hadi
Masjid Agung Wahyu Al Hadi

Pendirian Masjid Agung Wahyu Al Hadi telah melalui delapan tahapan hingga menghabiskan kurun waktu enam tahun pembangunan. Sebelum menjadi masjid megah terbesar di Kota Sampit, pendirian masjid ini sempat tak disepakati sejumlah pihak dan kini justru menjadi masjid kebanggaan umat Islam di Kotim.

HENY, Sampit | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

Menjelang sore selepas salat ashar, sejumlah laki-laki terlihat sibuk mondar-mandir menenteng rantang mangkuk plastik berisi bubur ayam.

Bubur ayam lengkap dengan takjil sebanyak 100 porsi itu diampar alias dibentangkan panjang di atas lantai dalam masjid beralaskan tikar plastik membentuk huruf U dari sisi selatan, timur, utara menghadap ke barat (arah kiblat).

Limabelas menit menjelang waktu berbuka puasa, terdengar suara lantunan ayat suci Quran yang terdengar merdu menggema menggunakan alat pengeras suara.

Baca Juga :  Food Estate di Pulpis Terancam Gagal Panen

Tepat pukul 17.36 WIB, suara sirine panjang pertanda waktu berbuka puasa telah tiba. Jemaah masjid yang hadir semua merapat duduk menyantap hidangan bubur ayam dan takjil yang selalu disiapkan tak kurang dari 100 porsi setiap hari oleh pengurus masjid selama Ramadan 1445 Hijriah.

Radar Sampit pun ikut berbaur berbuka puasa menikmati kudapan bubur ayam dan teh yang sudah tak lagi hangat namun tetap terasa nikmat.

wahyu al hadi
JEMAAH : Jemaah melaksanakan salat sunnah tarawih di Masjid Wahyu Al Hadi, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (5/4/2024). (HENY/RADARSAMPIT)

Waktu berbuka cukup singkat kurang dari 20 menit, suara gemericik air saling bersahutan. Jemaah mensucikan diri mengambil air wudu untuk menunaikan salat magrib berjamaah.

Sekitar satu jam setelah salat magrib, jemaah kembali merapatkan barisan saf menunaikan salat tarawih 20 rakaat ditambah tiga rakaat witir ditutup bacaan qunut. Di hari ke-25 Ramadan 1445 Hijriah, Jumat (5/5/2024) malam, jemaah di Masjid Agung Wahyu Al Hadi hanya terisi satu barisan saf. Tak sebanding dengan luasnya masjid yang berukuran 3200 meter persegi yang semestinya dapat memuat kapasitas 2.500 jemaah.



Pos terkait