Pengurusan BPJS Warga Tak Mampu Harus Dibantu

PERLU BANTUAN: Bupati Kotim Halikinnor saat mengunjungi warga tak mampu yang sakit, beberapa waktu lalu. (DOK/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menegaskan kepada ketua rukun tetangga (RT), kepala desa (kades), lurah, dan camat, agar lebih peduli terhadap warganya. Warga tak mampu harus terakomodir layanan kesehatan yang diberikan pemerintah.

”Saya mati-matian mengalokasikan anggaran untuk penanganan kesehatan. Jangan sampai ada warga yang tidak mampu menjual harta bendanya hanya untuk berobat. Jangan sampai terjadi, terkecuali yang mampu,” kata Halikinnor, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Dia mengingatkan ketua RT, kades, dan camat untuk membantu mengurus kartu Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) bagi warga yang tidak mampu. ”Memang kadang-kadang ada yang tidak mau mengurus, padahal kategori tidak mampu. Begitu sakit, baru mengurus kartu BPJS. Tak bisa tergesa-gesa, karena perlu proses. Setengah bulan setelah mengurus BPJS baru bisa aktif,” ujarnya.

”Maksud saya, jangan ada warga yang sudah sakit baru mengurus, karena kita tidak tahu hidup kita ke depan. Kita tidak menghendaki sakit, paling tidak sedia payung sebelum hujan,” tambahnya lagi.

Halikinnor juga mengingatkan ketua RT, lurah, dan camat agar lebih memperhatikan kondisi masyarakat yang tidak mampu agar dilakukan pendataan. ”Jangan sampai ada masyarakat Kotim dibiarkan kelaparan. Lihat kondisinya tidak mampu secara fisik, secara ekonomi. Tugas ketua RT atau lurah yang mendata dan melaporkan ke Dinsos agar diberikan bantuan. Jangan sampai warga yang layak mendapatkan bantuan malah tidak mendapatkan program bantuan dari pemerintah,” tegasnya. (hgn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *